floating-Penampakan Ketinggian...
Penampakan Ketinggian Banjir di Bantaran Kali Ciliwung Rawajati Tembus 3,5 Meter
Penampakan Ketinggian...
Penampakan Ketinggian Banjir di Bantaran Kali Ciliwung Rawajati Tembus 3,5 Meter
Selasa, 04 Maret 2025 - 12:20 WIB
JAKARTA - Terjangan banjir akibat luapan Kali Ciliwung yang merendam permukiman warga di Kelurahan Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan ketinggiannya ada yang tembus 3,5 meter.

Penampakan Ketinggian...


Lurah Rawajati, Sariman mengatakan banjir melanda empat RW dan 11 RT di Kelurahan Rawajati imbas luapan Kali Ciliwung pada Selasa (4/3/2025). Ia menyebut ketinggian banjir pun mencapai 2,5-3 meter.

Baca juga: Warga Condet Balekambang Akui Banjir Hari Ini Paling Parah

Pantauan SindoNews di Kelurahan Rawajati tepatnya di Jalan Binamarga terlihat ketinggian banjir telah mencapai 3 meter. Rumah warga yang terdampak hanya terlihat atap dan lantai 2 bangunan.

Begitupun di Kelurahan Rawajati lainnya tepat di bawah Flyover penghubung Jalan Kalibata, Jakarta Selatan dan Dewi Sartika, Jakarta Timur. Ketinggian banjir pun kisaran 3 meter hingga 3,5 meter. Terlihat warga menyelamatkan barang berharga ke titik lebih tinggi.

Sementara itu, Posko Kesehatan telah didirikan di Puskesmas Rawajati. Terpantau arus Kali Ciliwung pun masih cukup deras.

"Untuk hari ini, untuk kelurahan Rawajati ada 4 RW tersebar di 11 RT. Saat ini lebih besar. Untuk sementara kita mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman. Kedua, yang terdampak di RW 1, RW 3, RW 7, dan RW 6," ujar Sariman saat ditemui di lokasi banjir Rawajati, Selasa (4/3./2025).

Baca juga: Banjir Rendam Jalan Daan Mogot Jakbar, Arus Lalu Lintas Lumpuh

"Ketinggian paling parah antara 2,5 - 3 meter. Itu tersebar di beberapa RW. Ada di RW 7, RW 1, dan RW 3," tambahnya.

Riman menyebut sejumlah posko pengungsian dan posko kesehatan telah didirikan di sejumlah titik. Menurutnya sebanyak 1.445 jiwa di Kelurahan Rawajati terdampak.

"Tentunya ada di beberapa titik, salah satunya di samping rumah dinas puskesmas. Semalam di Fly Over dan depan ruko dan di RW 1 dan 3 di rumah warga, sisanya tempat fasilitas umum dan fasilitas sosial seperti sekolahan sebanyak 1.445 jiwa. Kemarin karena sempat surut, sebagian ada yang sempat pulang ke rumah," ucapnya.

Lebih lanjut, Riman mengimbau warga agar mau dievakuasi ke tempat yang lebih aman untuk mempermudah monitoring.

"Kami mengharapkan warga untuk sementara mau dievakuasi jadi lebih mudah untuk kita monitoring. Kemudian, stakeholder apa pun termasuk puskesmas juga sudah mendirikan posko-posko kesehatan sehingga kesehatannya juga dipantau. Ada beberapa warga yang sakit tapi tak mau dirujuk ke rumah sakit. Dia sakit tua," ujarnya.
(shf)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Minimalisasi Banjir...
Minimalisasi Banjir Tangsel, FPSC Susur Sungai Ciputat
Cuaca Ekstrem Picu Banjir...
Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah dalam 2 Hari
Cuaca Ekstrem Masih...
Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, Banjir dan Angin Kencang Landa Bogor hingga Pati
Cegah Banjir, 39,7 Ton...
Cegah Banjir, 39,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Sabi Kota Tangerang
3.517 Warga Terdampak...
3.517 Warga Terdampak Banjir di Kota Kendari, 2 Orang Meninggal Dunia