JAKARTA -
Dokter Richard Lee mengaku memutuskan mualaf dan masuk Islam saat kehilangan tujuan hidup. Meski memiliki kehidupan yang tampak sempurna, dengan bisnis sukses, keluarga harmonis, dan popularitas yang tinggi, ia justru merasakan kekosongan dalam dirinya.
Perasaan kehilangan arah itu membawa
Richard Lee pada pencarian makna hidup hingga akhirnya menemukan Islam sebagai jawabannya. Keputusan tersebut ternyata bukan hal yang baru bagi sang dokter, karena ia telah menjadi mualaf sejak dua tahun lalu, meskipun memilih merahasiakannya dari publik.
Dalam pengakuannya, Richard mengungkap bahwa keputusannya untuk memeluk Islam bukan terjadi di saat ia sedang menghadapi kesulitan hidup. Namun, ketika kehidupannya tampak sempurna dari segi materi maupun keluarga.
Dengan bisnis yang sukses, klinik kecantikan besar, produk skincare yang laris di pasaran, serta popularitas dan kasih sayang yang ia terima dari masyarakat, dokter kecantikan itu merasa telah berada di puncak kesuksesan. Namun, di tengah semua pencapaian tersebut, ia justru mengalami kekosongan yang sulit dijelaskan.
Baca Juga: 3 Alasan Richard Lee Menyembunyikan Status Mualaf, Takut Dicap Cari Sensasi Foto/Instagram Dokter Richard Lee
"Aku merasa ada kekosongan aja sih," kata Richard dikutip dari kanal YouTube Mantra News, Jumat (7/3/2025).
Perasaan itu membuatnya merenung, mengapa di saat segalanya terlihat sempurna, ia justru merasa kehilangan arah dan tujuan hidup. Ia bahkan sempat berpikir bahwa semua kesuksesan yang diraihnya adalah hasil dari kemampuannya sendiri
Namun, semakin lama, ia semakin menyadari bahwa ada sesuatu yang kurang, sesuatu yang membuatnya merasa hampa meskipun memiliki segalanya.
"Aku dulu merasa sudah sempurna banget, aku merasa ada dipuncak juga, aku sudah punya semuanya, aku punya klinik besar, aku punya skincare yang bagus, masyarakat juga sayang banget sama aku, aku punya peluang yang luar biasa sempurna," jelasnya.
Baca Juga: Dokter Richard Lee Ditolak Keluarga Besar hingga Diancam setelah Mualaf "Tapi aku merasa kayak semuanya karena aku, karena aku yang hebat, karena aku luar biasa. Tapi aku ngerasa kayak ada yang kosong ya, aku merasa kehilangan tujuan hidup," tuturnya.
Untuk memahami perasaan tersebut, Richard mulai mencari jawaban dengan berkonsultasi kepada sejumlah dai. Dalam proses pencariannya, ia menemukan bahwa Islam memberikan penjelasan yang sesuai dengan kegelisahannya.
Terutama terkait makna dan tujuan hidup seorang manusia, baik di dunia maupun di akhirat. Dari situlah, ia akhirnya merasa mendapatkan bimbingan yang benar-benar mengubah pandangannya tentang kehidupan, hingga akhirnya ia mantap memutuskan untuk menjadi seorang muslim.
"Aku ngerasa tujuan hidup cuma dunia banget (waktu itu), kebetulan ada yang membimbing. Itu yang kemudian cukup mengubah," tandasnya.
Baca Juga: Dokter Richard Lee Tegaskan Masuk Islam Bukan demi Cuan: Aku Pengen Ikut Berdakwah (dra)