floating-7 Fakta Penting Mutasi...
7 Fakta Penting Mutasi Polri Maret 2025, 10 Polwan Jadi Kapolres hingga 10 Kapolda Digeser
7 Fakta Penting Mutasi...
7 Fakta Penting Mutasi Polri Maret 2025, 10 Polwan Jadi Kapolres hingga 10 Kapolda Digeser
Kamis, 13 Maret 2025 - 12:28 WIB
JAKARTA - Polri kembali melakukan mutasi besar-besaran di jajaran Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) pada Maret 2025. Mutasi Polri ini ditetapkan dalam enam Surat Telegram (ST) yang diterbitkan pada 12 Maret 2025.

Sebanyak 1.255 personel mengalami pergeseran jabatan dalam rangka penyegaran organisasi dan penguatan kelembagaan.

Baca juga: Polri Mutasi 1.255 Personel, 10 Kapolda Digeser dan 10 Polwan Jadi Kapolres

Berikut Tujuh Fakta Penting Terkait Mutasi Polri Kali Ini:

1. Total 1.255 Personel Dimutasi



Menurut Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho, total 1.255 personel mengalami mutasi, baik dalam bentuk promosi jabatan, pendidikan, maupun penugasan khusus. Mutasi ini dianggap sebagai bagian dari dinamika organisasi Polri dalam meningkatkan profesionalisme anggotanya.

Rincian personel yang dimutasi dalam enam surat telegram adalah sebagai berikut:

- ST/488/III/KEP./2025: 111 personel

- ST/489/III/KEP./2025: 442 personel

- ST/490/III/KEP./2025: 261 personel

- ST/491/III/KEP./2025: 153 personel

- ST/492/III/KEP./2025: 202 personel

- ST/493/III/KEP./2025: 86 personel

2. Pergeseran Jabatan di Mabes Polri



Mutasi kali ini turut mencakup perubahan jabatan strategis di tingkat Mabes Polri. Beberapa perwira tinggi yang mendapatkan promosi jabatan adalah:

- Irjen Pol Anwar sebagai Asisten SDM Kapolri

- Irjen Pol Suwondo Nainggolan sebagai Asisten Logistik Kapolri

Baca juga: Profil Irjen Pol Nanang Avianto, Alumni Akpol 1990 dengan Karier Mentereng Jadi Kapolda Jatim

3. Sebanyak 10 Kapolda Baru Ditetapkan



Mutasi ini juga mengangkat 10 Kapolda baru yang akan bertugas di berbagai wilayah Indonesia. Berikut daftar lengkapnya:

1. Brigjen Pol Mardiyono sebagai Kapolda Bengkulu

2. Irjen Pol Rusdi Hartono sebagai Kapolda Sulawesi Selatan

3. Irjen Pol Nanang Avianto sebagai Kapolda Jawa Timur

4. Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar sebagai Kapolda Jambi

5. Brigjen Pol Waris Agono sebagai Kapolda Maluku Utara

6. Irjen Pol Hery Heryawan sebagai Kapolda Riau

7. Irjen Pol Iwan Kurniawan sebagai Kapolda Kalimantan Tengah

8. Irjen Pol R Eko Wahyu Prasetyo sebagai Kapolda Gorontalo

9. Brigjen Pol Endar Priantoro sebagai Kapolda Kalimantan Timur

10. Brigjen Pol Anggoro Sukartono sebagai Kapolda DIY

4. Sebanyak 6 Irjen Pol dan 33 Brigjen Pol Mendapat Promosi



Sebanyak 6 perwira tinggi berpangkat Irjen Pol dan 33 perwira berpangkat Brigjen Pol mendapatkan promosi jabatan baru sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi Polri.

5. Sebanyak 57 Polwan Naik Jabatan, 10 Jadi Kapolres



Mutasi kali ini juga memberikan promosi jabatan kepada 57 polisi wanita (Polwan), dengan 10 di antaranya menduduki jabatan sebagai Kapolres. Beberapa di antaranya adalah:

1. AKBP Kadek Citra Dewi sebagai Kapolres Jembrana, Polda Bali

2. AKBP Veronica sebagai Kapolres Salatiga, Polda Jawa Tengah

3. AKBP Heti Patmawati sebagai Kapolres Lampung Timur, Polda Lampung

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho menyatakan bahwa Polri terus memberikan ruang bagi Polwan untuk berkembang dan berkontribusi lebih luas dalam institusi.

6. Mutasi Juga Melibatkan Pendidikan dan Tugas Khusus



Selain promosi jabatan, mutasi kali ini juga mencakup berbagai aspek lainnya, seperti:

74 personel dikirim untuk mengikuti pendidikan

88 personel selesai menjalani pendidikan

77 personel mendapatkan tugas khusus (Gassus)

51 personel dikukuhkan dalam jabatan baru

63 personel memasuki masa pensiun

7. Strategi Penguatan Organisasi Polri



Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa mutasi ini merupakan bagian dari strategi Polri dalam memperkuat organisasi dan meningkatkan efektivitas kinerja di berbagai lini. Dengan adanya mutasi ini, diharapkan Polri dapat terus solid dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks di masa mendatang.

Mutasi dalam tubuh Polri bukanlah hal baru. Setiap tahunnya, perombakan dilakukan guna memastikan institusi ini tetap profesional dan siap menghadapi berbagai tantangan keamanan di Indonesia. Dengan adanya pergeseran jabatan ini, diharapkan kinerja kepolisian semakin optimal dalam melayani masyarakat dan menjaga stabilitas keamanan nasional.
(shf)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
GIC: Ziarah Kapolri...
GIC: Ziarah Kapolri Bentuk Penghormatan Tulus terhadap Tokoh Bangsa Tanpa Kecuali
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kapolri: Kegiatan Sebelum Diserahkan ke Kejaksaan
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
Ziarah ke Makam Soekarno...
Ziarah ke Makam Soekarno di Blitar, Kapolri: Menyerap Nilai Pemimpin Bangsa
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur