floating-Kawal Nova Arianto Menggema...
Kawal Nova Arianto Menggema di Medsos, Erick Thohir: Hak Prerogatif Pergantian Pelatih Ada di PSSI
Kawal Nova Arianto Menggema...
Kawal Nova Arianto Menggema di Medsos, Erick Thohir: Hak Prerogatif Pergantian Pelatih Ada di PSSI
Senin, 14 April 2025 - 19:50 WIB
Keberhasilan Timnas Indonesia U-17 menembus semifinal Piala Asia U-17 2025 dan meraih tiket Piala Dunia U-17 2025 di Qatar telah memunculkan gelombang dukungan dari publik untuk pelatih Nova Arianto . Namun, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa keputusan mengenai masa depan Nova di kursi kepelatihan Garuda Muda tidak berada di tangannya seorang diri, melainkan melalui evaluasi menyeluruh dari jajaran Exco PSSI.

"Saya rasa hak prerogatif pergantian pelatih itu ada di PSSI. Dan kami punya perhitungan yang kalkulatif. Jadi, tidak mungkin pergantian pelatih ini karena saya sendiri yang memutuskan atau sebagian Exco, kami review total," kata Erick Thohir di Jakarta, Senin (14/4/2025).

Pernyataan Erick ini merespons seruan "Kawal Nova Arianto" yang ramai di media sosial, netizen menginginkan Nova tetap memimpin Garuda Muda di Piala Dunia U-17 2025. Erick mencontohkan proses pergantian pelatih di Timnas Indonesia senior dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert, yang juga didasarkan pada evaluasi yang matang.

Baca Juga: Link Live Streaming Indonesia U-17 vs Korea Utara U-17 di Perempat Final Piala Asia U-17

"Ingat kalau teman-teman media sampaikan saya akan mereview evaluasi setelah pertandingan Timnas Indonesia melawan Arab Saudi. Bahkan saya bicara kecewa berat hasil dengan China waktu pertandingan ada di China. Jadi, ini bukan evaluasi mendadak," ujarnya.

"Jangan selalu terjebak pola pikir yang set back membandingkan satu dan lainnya. Kami harus move on ke masa depan," sambungnya.

Erick juga menekankan pentingnya membangun sepak bola nasional secara berkelanjutan, bukan hanya bergantung pada individu tertentu. Ia memuji Nova Arianto sebagai hasil dari pembinaan jangka panjang dan meminta semua pihak untuk tidak memecah belah tim kepelatihan maupun menghakimi pemain muda.

Baca Juga: 8 Pemain Jadi Mesin Gol Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17

"Coach Nova juga hasil dari pembinaan jangka panjang bukan 1-2 tahun. Dia sendiri punya inspirasi oleh bapaknya yang pelatih gitu. Nah, saya tidak mau sepak bola nasional ini dikotomi oleh satu individu termasuk saya. Saya pun 2027 selesai masa jabatannya," kata Erick.

"Jangan memecah belah tim kepelatihan. Jangan juga menghukum pemain-pemain muda kami dengan tentu ketika kalah langsung disorakin. Kasian ini anak-anak masih U-17. Makanya saya bilang sama Coach Nova matikan sosial medianya. Tidak semua kuat dengan sosial media. Insya Allah saya kuat," tambahnya.

Dengan demikian, Erick Thohir menegaskan bahwa keputusan mengenai masa depan Nova Arianto di Timnas U-17 akan diambil berdasarkan evaluasi komprehensif oleh Exco PSSI, demi kepentingan terbaik sepak bola Indonesia. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk membangun sepak bola nasional secara sehat dan mendukung para pemain muda.
(yov)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Timnas Indonesia U-19...
Timnas Indonesia U-19 Raih Peringkat Ketiga Piala AFF U-19 2026
Shin Tae-yong Bawa Gerbong...
Shin Tae-yong Bawa Gerbong Lama Tim Pelatih Timnas Indonesia ke Persija
Kurniawan Minta Maaf...
Kurniawan Minta Maaf Indonesia Tersingkir dari Piala Asia U-17 2026
Timnas Indonesia Tersingkir...
Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala Asia U-17 2026 usai Ditekuk Jepang
Jadwal AFC U17 Asian...
Jadwal AFC U17 Asian Cup 13 Mei, Ada Arab Saudi hingga Australia