JAKARTA - Lies Hartono atau yang lebih dikenal dengan komedian
Cak Lontong ditunjuk sebagai salah satu komisaris
Ancol . Riwayat pendidikannya pun menarik untuk disimak.
Perombakan jajaran dewan komisaris PT Pembangunan Jaya
Ancol Tbk (PJAA) memunculkan sejumlah nama tokoh ternama. Salah satu yang ditunjuk adalah Lies Hartono atau yang dikenal dengan julukan Cak Lontong.
Baca juga: Profil Cak Lontong, Pelawak Cerdas yang Diangkat Jadi Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol Di perusahaan yang sejarahnya diinisiasi oleh Presiden Soekarno itu, Cak Lontong duduk sebagai komisaris Bersama mantan gubernur DKI Jakarta Sutiyoso.
Sementara duduk sebagai Komisaris Utama dan Komisaris Independen berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPST) 25 April 2025 lalu adalah mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Irfan Setiaputra.
Baca juga: Sutiyoso dan Cak Lontong Diangkat Jadi Komisaris Ancol Riwayat Pendidikan Cak Lontong
Cak Lontong lebih dari sekedar comedian. Ia pada Pemilihan Kepala Daerah Jakarta 2024 lalu ditunjuk sebagai Ketua Tim Pemenangan Pramono Anung-Rano Karno.
Cak Lontong Bersama dengan Once atau Elfonda Mekel, Putra Nababan, Maudy Koesnadi, Darmadi Durianto, Cornelia Agatha, dan Prasetio Edi Marsudi turut berkontribusi memenangkan Pramono-Rano mengalahkan pasangan Ridwan Kamil-Suswono.
Baca juga: Ancol Rombak Jajaran Komisaris: Mantan Bos Garuda Jadi Komut, Ada Juga Cak Lontong
Masih di ranah politik, Cak Lontong juga turun dalam kampanye Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla pada 2014 lalu. Ia juga berpartisipasi pada kampanye pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD pada Pilpres 2024.
Cak Lontong lahir pada 7 Oktober 1970. Julukan Cak Lontong yang dikenal sebagai comedian yang jago anekdot dan plesetan itu bersekolah di SMP Negeri 1 Maospati, Magelang, Jawa Timur.
Lulus dari SMP kemudian ia berpindah ke SMA Negeri 5 Surabaya. Sekolah ini termasuk favorit di Surabaya dimana banyak alumninya yang menjadi tokoh ternama, salah satunya mantan Menteri Sosial Tri Rismaharini hingga Jerome Polin.
Cak Lontong masih melanjutkan pendidikannya di Kota Pahlawan, tepatnya di
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dengan mengambil jurusan Teknik Elektro.
Sebagai bentuk penghargaan kepada alumni terbaiknya, ITS sebagai almamaternya memberikan penghargaan Seni dan Budaya pada momen Hari Jadi ke-57 ITS.
(nnz)