floating-Drama Perseteruan Klan...
Drama Perseteruan Klan Miliarder Kwek Guncang Singapura, Berikut 3 Faktanya
Drama Perseteruan Klan...
Drama Perseteruan Klan Miliarder Kwek Guncang Singapura, Berikut 3 Faktanya
Selasa, 29 April 2025 - 16:35 WIB
SINGAPURA - Keluarga Kwek, salah satu dinasti bisnis terkaya di Singapura , kembali menjadi berita utama — dan bukan karena memecahkan rekor real estat.

Perseteruan mereka yang telah lama membara di ruang rapat City Developments Ltd. (CDL) telah berkobar secara spektakuler, menunjukkan bahwa bahkan miliarder tidak selalu dapat mempertahankannya dalam keluarga.

CDL — alias "CityDev" — adalah bintang real estat Singapura.

Perusahaan yang didirikan pada tahun 1963 ini adalah salah satu raksasa real estat terbesar dan terberani di negara-kota tersebut, dengan kepentingan di luar negara pulau kecil tersebut.

CityDev telah membangun segalanya — mal, kondominium, hotel, dan pembangunan multiguna besar yang telah membentuk cakrawala kota.

Sekarang, konflik ruang rapat telah mengguncang pengembang bernilai miliaran dolar tersebut.

Bulan lalu, kepala keluarga dan ketua eksekutif CityDev Kwek Leng Beng, 84, mencabut gugatan terhadap putranya, Sherman Kwek, CEO CDL saat ini, dalam upaya untuk menyembuhkan luka lama, menurut media lokal.

Untuk sesaat, kedamaian tampak telah kembali.

Peringatan spoiler: Itu tidak bertahan lama.

Menurut Bloomberg, ketegangan telah memanas di balik layar selama berbulan-bulan di CDL, salah satu pengembang properti terdaftar terbesar di Singapura.

Drama Perseteruan Klan Miliarder Kwek Guncang Singapura, Berikut 3 Faktanya

1. Ada Kudeta

Tuduhan "kudeta" ruang rapat yang dilakukan oleh Sherman dan sekutunya, South China Morning Post melaporkan.

Drama tersebut terungkap ke publik minggu lalu selama Rapat Umum Tahunan (RUT) CDL ke-62.

Apa yang seharusnya menjadi acara perusahaan yang sempurna dan dipoles media berubah menjadi opera sabun perusahaan.

Baca Juga: Nasib Umat Muslim di India ketika Konflik Kashmir Memanas, Diteriaki Pengkhianat dan Diusir dari Tanah Kelahirannya

2. Ada Lubang Ular

Melansir Gulf News, pada rapat tersebut, seorang direktur dewan senior secara terbuka mengecam sesama anggota dewan, mengajukan pertanyaan tentang loyalitas, kepemimpinan, dan — pada satu titik — bahkan membandingkan pertikaian ruang rapat dengan "lubang ular," lapor The Edge Singapore.

Pemegang saham, mencium ketegangan di udara, menerkam dengan pertanyaan-pertanyaan sulit, pemeriksaan silang, dan tuntutan transparansi.

The Straits Times melaporkan bahwa perselisihan tersebut berpusat di sekitar penunjukan kontroversial dua direktur independen baru awal tahun ini, sebuah langkah yang dilihat oleh beberapa orang sebagai pengganggu keseimbangan kekuasaan.

Saham pengembang properti terkemuka Singapura, CDL, turun sekitar 20% dalam 12 bulan terakhir.

3. Apa Dampaknya? CDL Terpukul

Saat pertengkaran keluarga itu terungkap, saham CDL merosot, turun hampir 20% pada hari Selasa menjadi 4,93 dolar Singapura (dibandingkan dengan harga tahun lalu sebesar 6,15 dolar Singapura, sekitar $4,70) dan citra perusahaan yang dulunya bagus kembali tercoreng.

Investor, yang sudah terguncang oleh pasar real estat yang lesu, bertanya-tanya: dapatkah CDL bertahan dari perang internalnya?

Selama beberapa dekade, keluarga Kwek dipandang sebagai standar emas bagi kerajaan keluarga Asia.

Kini, dengan Kwek Leng Beng yang berjuang melawan tantangan kesehatan dan perebutan suksesi yang semakin sengit, stabilitas CDL — dan warisan kerajaan Kwek — berada dalam ketidakpastian.

Akankah keluarga itu akhirnya memperbaiki keadaan? Atau apakah kita baru saja berada di Musim 2, Episode 1 dari drama korporat pamungkas Singapura?

Fakta Singkat:

Kwek Leng Beng, 84: Ketua City Developments Ltd. (CDL), miliarder terkaya ke-10 di Singapura.

Sherman Kwek Eik Tse, 49: Putra dan CEO CDL sejak 2018.

Perkiraan nilai pasar — sekitar USD4,4 miliar.

Proyek utama: King's Centre, Sunshine Plaza, dan South Beach Tower, Katong Shopping Centre, Tanglin Shopping Centre, The Orie, Union Square Residences, dan Lumina Grand EC. CDL juga mengelola hotel dengan merek Millennium & Copthorne Hotels.

Pada tahun 1969, Hong Leong Bank mengambil alih dengan membeli sebagian besar saham, memberikan CityDev dorongan yang dibutuhkannya untuk melaju kencang di kancah properti Singapura.
(ahm)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
David dan Victoria Beckham...
David dan Victoria Beckham Kirim Sinyal Damai untuk Brooklyn di Hari Ayah
Betrand Peto Mengaku...
Betrand Peto Mengaku Pernah Ditampar Keluarga Sarwendah, KPAI Sarankan Segera Lapor Polisi
Ruben Onsu Syok Lihat...
Ruben Onsu Syok Lihat Betrand Peto Menangis, Siap Ajak Onyo Bicara dari Hati ke Hati
Ruben Onsu Curhat, Konflik...
Ruben Onsu Curhat, Konflik dengan Sarwendah Bikin Lelah Fisik dan Mental
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?