floating-Gangguan Kabel Bawah...
Gangguan Kabel Bawah Laut Disebut Biang Keladi Bali Blackout
Gangguan Kabel Bawah...
Gangguan Kabel Bawah Laut Disebut Biang Keladi Bali Blackout
Sabtu, 03 Mei 2025 - 14:13 WIB
DENPASAR - PT General Energy Bali (GEB), pengelola PLTU Celukan Bawang, menegaskan pembangkit listrik mereka bukanlah penyebab blackout yang melumpuhkan seluruh Bali pada Jumat (2/5/2025) sore. Penegasan ini disampaikan langsung Manajer Teknis PLTU Celukan Bawang, Helmy Rosadi, menyusul simpang siur informasi di publik.

Menurut Helmy, pemadaman listrik total di Bali disebabkan oleh gangguan besar pada saluran udara tegangan tinggi (SUTT) 150 kV di Jawa Timur. Gangguan itu berdampak langsung pada sistem kabel laut yang menghubungkan Jawa dan Bali, sehingga pasokan daya ke Bali melalui empat sirkit kabel laut, yang normalnya mengalirkan 270 MW, menjadi drop/mati hingga 0 MW.

"Terjadi ketimpangan besar antara pasokan daya dan beban di Subsistem Bali. Ini membuat frekuensi listrik anjlok curam di luar batas aman, sehingga seluruh pembangkit, baik milik PLN maupun swasta, termasuk kami, harus melepaskan diri dari jaringan secara otomatis demi menjaga keselamatan unit," kata Helmy dalam keterangannya di Bali, Sabtu (3/5/2025).

Helmy juga menepis anggapan yang menyebut PLTU Celukan Bawang sebagai pemicu utama padamnya listrik di Bali. "Faktanya, PLTU Celukan Bawang Unit 2 baru trip satu menit setelah pembangkit lain di Bali lebih dulu terlepas dari sistem/trip," ujarnya.

Trip Unit 2 terjadi karena sistem yang terganggu menyedot daya reaktif (MVAR) melebihi kapasitas aman. Saat kejadian, MVAR yang terserap mencapai 228, jauh di atas batas maksimal 80 MVAR.

"Ini bukan kesalahan kami. Ini respons otomatis sistem terhadap gangguan besar di jaringan," katanya.

Setelah blackout terjadi, tim teknis PLTU Celukan Bawang langsung menjalankan prosedur darurat sesuai SOP blackout. Pengecekan menyeluruh dilakukan demi memastikan semua unit dalam kondisi aman sebelum dioperasikan kembali.
(abd)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nino Fernandez dan Steffi...
Nino Fernandez dan Steffi Zamora Ungkap Alasan Pindah ke Bali Bersama Putri Mereka
Ruang Sidang Sempat...
Ruang Sidang Sempat Gelap Gulita saat Nadiem Makarim Bacakan Pleidoi