floating-Panen Raya Padi di Purbalingga,...
Panen Raya Padi di Purbalingga, Baznas RI Wujudkan Kemandirian Petani Lokal
Panen Raya Padi di Purbalingga,...
Panen Raya Padi di Purbalingga, Baznas RI Wujudkan Kemandirian Petani Lokal
Selasa, 06 Mei 2025 - 14:28 WIB
PURBALINGGA - Badan Amil Zakat Nasional ( Baznas ) RI melakukan panen raya padi bersama para petani binaan Program Lumbung Pangan Baznas di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Panen raya dilakukan di lahan pertanian seluas 150 hektare di Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Senin, 5 Mei 2025.

Hadir Pimpinan Baznas RI Bidang SDM, Keuangan, dan Hukum Kolonel Caj (Purn) Nur Chamdani, Deputi 2 Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Imdadun Rahmat, Sekretaris Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementan RI Akhmad Musyafak, Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani, serta Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah KH. Ahmad Daroji.

Pimpinan Baznas Bidang SDM, Keuangan, dan Hukum, Kolonel Caj (Purn) Nur Chamdani menyampaikan, panen raya tersebut merupakan bukti nyata dan komitmen Baznas dalam menjalankan amanah dan tanggung jawab sebagai lembaga pemerintahan nonstruktural (LPNS) yang peduli terhadap kesejahteraan umat, pengentasan kemiskinan, dan penanganan stunting.

Baca juga: Gandeng Ruang Amal Indonesia, Baznas Gelar Pelatihan Vokasi Perempuan di KIT Batang

"Melalui Program Lumbung Pangan Baznas, mari kita bersama-sama berkomitmen untuk terus berbuat kebaikan dan membantu sesama, sehingga sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan lembaga amil zakat semakin kuat dalam mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan bersama," katanya, Selasa (6/5/2025).

Nur Chamdani menjelaskan, Lumbung Pangan Purbalingga merupakan Lumbung Pangan Padi ke-8 dari 9 titik Program Lumbung Pangan yang dikembangkan Baznas RI dalam kurun waktu 2020–2025. "Lumbung Pangan ini diharapkan menjadi bagian dalam pengembangan usaha ekonomi bagi para petani," ujarnya.

Baca juga: Jenderal Agus Subiyanto Geser 9 Mayjen TNI, Ini Daftar Lengkapnya

Dalam kesempatan ini juga dilakukan penyerahan secara simbolis satu unit hand traktor dari total bantuan sebanyak 10 unit yang diberikan oleh Kementerian Pertanian (Kementan). Penyerahan dilakukan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementan Akhmad Musyafak.

Nur Chamdani juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementan atas bantuan traktor yang diberikan untuk mendukung para petani di wilayah setempat. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan meringankan beban petani dalam mengolah lahan.

"Semoga Program Lumbung Pangan Berkah ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat yang besar bagi seluruh masyarakat Purbalingga. Semoga kita senantiasa diberikan kekuatan untuk terus berbuat kebaikan dan berbagi rezeki dengan mereka yang membutuhkan," katanya.

Hal ini pun disambut baik Menteri Pertanian yang diwakili Sekretaris Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementan Akhmad Musyafak. Pihaknya menyampaikan, Program Lumbung Pangan Baznas merupakan langkah konkret yang dilaksanakan oleh Baznas RI dalam mendukung program swasembada pangan yang digalakkan oleh Presiden Prabowo.

Wakil Bupati Kabupaten Purbalingga Dimas Prasetyahani menyampaikan, ucapan terima kasih kepada Baznas RI. Program ini sangat membantu meningkatkan produktivitas petani di Kabupaten Purbalingga

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Baznas baik itu dari pusat, provinsi, dan kabupaten, Kementerian Pertanian RI serta unsur-unsur lainnya yang telah membantu kegiatan ini. Mudah-mudahan ke depannya kegiatan ini bisa kita perbanyak, kita replikasi di tempat lain, sehingga ini betul-betul menjadi program unggulan," ujarnya.

Deputi 2 Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Imdadun Rahmat, mengatakan, Program Lumbung Pangan Baznas merupakan program pemberdayaan ekonomi bagi mustahik perdesaan di bidang pertanian melalui pendekatan agribisnis berkelanjutan.

"Dalam program ini mustahik didorong untuk membentuk kelompok usaha yang mampu mengelola produktivitas, kualitas, dan kontinuitas pasokan produk pertanian. Alhamdulillah, untuk di Purbalingga, Jawa Tengah ini saat ini jumlah petani sebanyak 250 orang dengan total luasan lahan 150 hektare," kata Imdad.

"Selain bantuan dana, tentunya pendampingan intensif juga dilaksanakan untuk menambah kemampuan petani. Setelah mendapat pelatihan dan pendampingan, diharapkan ke depan Kelompok Petani Citra Cilapar dapat memproduksi pupuk organik dan pestisida nabati secara mandiri," jelasnya.

Program Lumbung Pangan Berkah Baznas Purbalingga ini bekerja sama dengan Baznas Purbalingga dan Pemerintah Kabupaten Purbalingga. Sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan petani, Perum Bulog bersama Baznas Kabupaten Purbalingga melakukan pembelian secara simbolis hasil panen padi petani setempat.
(cip)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
BAZNAS DKI Jakarta Buka...
BAZNAS DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat dan Posisi yang Dibuka
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
DPR: Swasembada Migas...
DPR: Swasembada Migas Sama Pentingnya dengan Swasembada Pangan
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Perkuat Rantai Ekonomi...
Perkuat Rantai Ekonomi Kerakyatan, Holding BUMN Danareksa Salurkan Kurban untuk 3.800 Keluarga