floating-Anggota DPR Sebut MBG...
Anggota DPR Sebut MBG Kurangi Kasus Stunting di Sultra
Anggota DPR Sebut MBG...
Anggota DPR Sebut MBG Kurangi Kasus Stunting di Sultra
Jum'at, 16 Mei 2025 - 21:07 WIB
KONAWE - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diharapkan dapat meningkatkan gizi masyarakat dan mengurangi tingginya kasus stunting di Indonesia. Pemenuhan gizi yang baik diyakini akan meningkatkan kemampuan anak dalam belajar, sehingga mereka lebih berprestasi.

Dalam sosialisasi di Aula BKPSDM Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), yang dihadiri Bupati Konawe Samsul Ibrahim dan 300 warga, Anggota Komisi IX DPR Ahmad Safei menyampaikan edukasi kepada warga untuk dapat menambah pemahaman yang lebih baik mengenai peran Badan Gizi Nasional (BGN) dalam mengatasi masalah gizi di Indonesia.

"Mari kita bersama-sama mengatasi masalah tersebut dengan program Makan Bergizi Gratis. Kita harus saling bersinergi dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya di Kota Konawe ini," kata Ahmad Safei dalam keterangannya, Jumat (16/5/2025).

Dalam kesempatan yang sama, Tenaga Ahli Promosi dan Edukasi Gizi BGN Dedi Suprijadi menjelaskan dukungan dari BGN untuk dapat membangun dari desa melalui program MBG. Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik memiliki dampak langsung terhadap kemampuan anak dalam belajar, berprestasi, dan berkontribusi kepada masyarakat.

"Harapan dengan diadakannya program makan bergizi gratis ini, yaitu Peningkatann akses makanan bergizi, peningkatan pengetahuan gizi dan peningkatan pola makan sehat," kata Dedi.
(abd)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
KSP: MBG Terus Berlanjut,...
KSP: MBG Terus Berlanjut, Tata Kelola dan Pengawasan Diperkuat
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik