JAKARTA - Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (
PP Pordasi ) menandatangani kerja sama strategis dengan lima institusi utama olahraga berkuda Prancis di Istana Negara, Jakarta. Penandatanganan ini turut disaksikan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam rangka kunjungan kenegaraan Macron ke Indonesia pada 27–29 Mei 2025.
Kelima lembaga Prancis yang terlibat dalam kesepakatan ini meliputi The French Equestrian Federation (FFE), France Galop, The Association for Training and Social Action of Racing Stables (AFASEC), The French Horse and Riding Institute (IFCE), dan Filiere Cheval.
Ketua Umum PP Pordasi, Aryo Djojohadikusumo, menyebut perjanjian tersebut sebagai tonggak penting bagi perkembangan olahraga berkuda nasional. "Kerja sama ini akan membuka akses terhadap transfer pengetahuan, pengembangan talenta, dan peningkatan infrastruktur. Ini adalah langkah besar membawa olahraga berkuda Indonesia ke kancah internasional," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (30/5/2025).
Aryo menjelaskan, kemitraan ini mencakup lima bidang utama, yakni:
1. Cabang Equestrian, termasuk pembentukan tim eventing untuk Asian Games 2026–2030 dan Olimpiade 2028–2032, serta pengembangan eventing di Indonesia.
2. Cabang Pacuan Kuda, melalui pelatihan joki, pembangunan arena pacuan, dan pendirian pusat pelatihan nasional.
3. Fasilitasi Pembelian Kuda, termasuk penerapan sertifikasi kesehatan hewan guna mendukung ekspor kuda dari Prancis ke Indonesia.
4. Program Pelatihan SDM, bagi warga negara Indonesia untuk berkarier di industri kuda Prancis.
5. Pengembangan Rekreasi Berkuda, termasuk penyelenggaraan kamp musim panas (summer camp) di Prancis untuk peserta dari Indonesia.
Aryo menambahkan, kolaborasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas kompetisi di dalam negeri, tetapi juga membangun ekosistem industri kuda yang berkelanjutan dan mampu menyerap tenaga kerja.
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, turut menyambut baik langkah tersebut. Ia menilai kerja sama ini selaras dengan target Indonesia untuk memperluas partisipasi cabang olahraga di pentas dunia, termasuk Olimpiade.
"Indonesia menargetkan 100 atlet lolos ke Olimpiade Los Angeles 2028. Berkuda menjadi salah satu cabang yang diharapkan bisa mengisi kuota tersebut, sebagaimana aspirasi Presiden Prabowo,” ujar Okto.
Kerja sama ini diharapkan memperkuat fondasi pembinaan olahraga berkuda di Indonesia sekaligus mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Prancis melalui jalur diplomasi olahraga.
(sto)