floating-5 Amalan Sunnah Bagi...
5 Amalan Sunnah Bagi Muslimah Menjelang Salat Iduladha
5 Amalan Sunnah Bagi...
5 Amalan Sunnah Bagi Muslimah Menjelang Salat Iduladha
Rabu, 04 Juni 2025 - 19:08 WIB
Melaksanakan salat Iduladha dianjurkan dihadiri semua kaum muslimin, baik tua, muda, dewasa, anak-anak, laki-laki dan wanita, termasuk wanita yang sedang haid sekalipun. Kaum muslim diperintahkan oleh Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam supaya hadir di tanah lapang yang dijadikan tempat salat dan mengikuti doa bersama segenap kaum muslimin .

Dalam kitab 'Fiqih Sunnah untuk Wanita', Abu Malik Kamal bin Sayyid Salim menjelaskan, ada beberapa amalan yang dianjurkan dilakukan muslimah pada hari raya tersebut.

Sebuah hadis meriwayatkan, dari Ummu 'Athiyyah radhiyalahu'anha menyatakan," Kami diperintahkan agar ikut shalat Ied , bahkan harus membawa serta gadis dan perempuan yang haid. Mereka ditempatkan di belakang jamaah, lalu mengikuti takbir yang diucapkan oleh kaum muslimin dan turut berdoa bersama mereka serta mengharapkan keberkahan dan kesucian hari tersebut," (HR Bukhari, Muslim dan Abu Dawud)

Dalam riwayat lain dinyatakan bahwa Ummu 'Athiyyah bertanya "Wahai Rasulullah, apakah tidak masalah jika seorang di antara kami yang tidak memiliki jilbab tidak ikut salat Ied?" Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam menjawab, "Pakaikanlah kepadanya jilbab milik saudarinya lalu bawalah dia untuk menghadiri kebaikan dan ikut berdoa bersama kaum mukminin," (HR Bukhari)

Kaum wanita pun boleh ikut bertakbir, bahkan dianjurkan bertakbir di belakang jemaah laki-laki. Umat Islam sangat dianjurkan untuk mengumandangan takbir di saat malam Hari Raya Iduladha . Takbiran ini bisa dilakukan saat terbenamnya matahari hingga pelaksanaan hari Raya Iduladha dan berakhir di hari tasyrik pada waktu ashar (13 Dzulhijjah). Kumandang takbir ini menandakan ajakan untuk menyebut kebesaran Allah serta mengajak umat Islam lainnya melakukan hal yang sama.

Amalan lainnya yang dianjurkan dilakukan kaum muslimah ini, di antaranya :

1. Melaksanakan mandi sebelum salat Iduladha

Pelaksanaan mandi besar ini seperti pada mandi besar biasanya, hanya saja niatnya berbeda. Bukan saja Idulfitri, Idul Adha pun menjadi hari raya umat Islam. Hal ini seperti yang disampaikan dalam hadis berikut :

Ali radhiyallahu'anhu pernah ditanya tentang kapan saja mandi yang disunnahkan. Ia menjwab," Pada hari jumat, hari wukuf di Arafah, Hari Raya Idulfitri dan Hari Raya Iduladha," (Musnad Asy-Syafi'i no 114)

Juga hadis “Dari Nafi’, beliau mengatakan bahwa Ibnu Umar radliallahu ‘anhuma mandi pada hari Idul Fitri sebelum berangkat ke lapangan”. (HR. Malik dan asy-Syafi’i dan sanadnya shahih)

2. Menggunakan pakaian terbaik untuk melaksanakan salat Id

Di hari raya besar Islam, umat Islam disunnahkan untuk menggunakan pakaian terbaiknya, khususnya saat akan melaksanakan shalat Idul Adha. Pakaian terbaik bukan berarti pakaian baru dan mahal. Pakaian terbaik adalah pakaian yang paling bagus dari yang kita miliki. Karena sebaik-baiknya pakaian di hadapan Allah adalah pakaian “takwa”.

Hal ini seperti yang disampaikan dalam sebuah hadist berikut, Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kami untuk memakai pakaian terbaik yang kami miliki pada dua hari raya” (HR. Hakim)

Namun, bagi perempuan muslimah memakai pakaian terbaik ini tidak dengan tujuan tabarruj (bersolek) dan tidak memakai parfum atau wangi-wangian yang mengundang perhatian laki-laki.

Baca juga: Doa agar Haid Cepat Berhenti, Arab, Latin dan Terjemahan

3. Tidak makan sebelum Salat Id

Di hari raya Iduladha, umat Islam disunnahkan untuk tidak makan terlebih dahulu dan segera makan setelah selesai salat Ied. Hal ini berbeda dengan salat Idul Fitri yang justru disunnahkan untuk makan terlebih dahulu. Jadi, pastikan sunnah ini bisa kita laksanakan dan jangan sampai lupa dilakukan saat setelah bangun tidur, mandi, dan menuju perjalanan shalat Idul Adha.

Abu Buraidah radhiyallahu'ahu menyatakan bahwa Nabi SAW tidak keluar rumah untuk melaksanakan Salat Idulfitri melainkan setelah makan, tapi pada hari raya Idul Adha beliau tidak makan melainkan setelah menyembelih (hewan kurban)". (HR Tirmidzi dan Ibnu Khuzaimah)

4. Berangkat lebih awal ke tempat salat

Untuk melaksanakan salat Iduladha, sebaiknya kita berangkat lebih awal dan sampai di tempat salat dengan tenang atau tidak terburu-buru. Sambil menunggu salat berjamaah kita bisa duduk sambil bertakbir dan berzikir. Kesempatan ini tentu menjadi hal yang baik, terlebih salat Idul Adha hanya dilakukan satu tahun sekali saja.

5. Berjalan kaki saat menuju tempat salat Id

Jika tempat salat kita cukup dekat dan mudah untuk dijangkau, maka sebaiknya kita mengikuti sunnah Rasulullah yaitu berjalan kaki menuju tempat salat Iduladha. Hal ini sebagaimana yang disampaikan dalam sebuah hadis,

“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berangkat salat ‘id dengan berjalan kaki, begitu pula ketika pulang dengan berjalan kaki.“ (HR. Ibnu Majah)

Baca juga: Breaking News! Pemerintah Tetapkan Iduladha Jatuh Pada 6 Juni 2025

Wallahu A'lam
(wid)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Surat Al Waqiah, Amalan...
Surat Al Waqiah, Amalan Istimewa bagi Muslimah untuk Memohon Rezeki dan Keberkahan Hidup
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Masjid Dekat Rumah Amien...
Masjid Dekat Rumah Amien Rais Dapat Kiriman Sapi Kurban dari Pak TIW saat Iduladha
Aliyah Rizq Raih Pengakuan...
Aliyah Rizq Raih Pengakuan Asean dan Asia Records lewat Asia Mega Qurban 2026
Keutamaan Ibadah Kurban:...
Keutamaan Ibadah Kurban: Pahalanya Tak Terhitung