floating-Legislator Partai Perindo...
Legislator Partai Perindo Alpon Sirait Gandeng Pemda Bantu Ribuan Petani Kabupaten Batu Bara
Legislator Partai Perindo...
Legislator Partai Perindo Alpon Sirait Gandeng Pemda Bantu Ribuan Petani Kabupaten Batu Bara
Kamis, 05 Juni 2025 - 20:31 WIB
SUMUT - Ribuan petani di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara (Sumut) kembali memiliki secercah harapan setelah dua tahun berturut-turut dilanda krisis irigasi yang membuat lahan mereka kekeringan. Anggota DPRD Batu Bara dari Partai Perindo yang dikenal dengan Partai KitaAlpon Sirait turun langsung dan bersinergi bersama pemerintah kabupaten setempat.

Langkah yang dilakukan membantu para petani mengatasi kerusakan infrastruktur irigasi di kawasan Daerah Irigasi (D.I) Bah Bolon yang meliputi D.I Purwodadi, Cinta Maju, Tanjung Muda, Perkotaan dan Simodong. Kawasan irigasi seluas lebih dari 10.000 hektare yang mencakup Kecamatan Air Putih, Sei Suka dan Medang Deras ini mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada Bendung Seimanggar dan Bendung Cinta Maju.

Penumpukan sedimen serta kerusakan saluran menyebabkan air tidak dapat mengalir optimal ke sawah-sawah petani. Kerugian pun ditaksir mencapai Rp500 miliar per musim tanam.

“Penumpukan sedimen pasir di muka dan hilir bendung telah menghalangi aliran air ke Sungai Siparepare, sumber utama air untuk D.I Perkotaan dan D.I Simodong,” ungkap Alpon saat meninjau lokasi, Kamis (5/6/2025).

Baca juga: Partai Perindo Dukung Gerakan Indonesia Menanam, Firda Riwu Kore: Desa Harus Jadi Garda Terdepan Ketahanan Pangan

Sebagai bentuk kepedulian, legislator yang duduk di Komisi II DPRD Batu Bara ini menggandeng Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Batu Bara dan masyarakat untuk bergotong royong melakukan pengerukan sedimen di pintu intake serta saluran sekunder sepanjang 5 kilometer di D.I Cinta Maju. Air kini mulai mengalir kembali, meski belum sepenuhnya normal.

Tak hanya itu, pria kelahiran 14 September 1980 ini menggelar pertemuan di lokasi Bendung Seimanggar bersama para kepala desa dan kelompok tani. Mereka sepakat melanjutkan gotong royong pada Senin, 9 Juni 2025, untuk membuat bangunan pengarah air yang bersifat sementara namun mendesak.

Baca juga: Meriahkan Program Perindo Iduladha Fest 1.000.000 Kantong Kebahagiaan, Bilhan Gamaliel Salurkan Hewan Kurban di Ternate

Bangunan ini dirancang menggunakan matras geosintetik ukuran 4 x 50 meter, diisi pasir, lalu dijahit hingga menyerupai bantal besar seberat sekitar 50 ton. Di kedua sisinya akan ditancapkan cerucuk batang kelapa agar lebih kokoh. Solusi sederhana ini diharapkan mampu mengembalikan aliran air ke wilayah pertanian yang sangat membutuhkan.

“Ini solusi sementara agar air bisa mengalir kembali ke D.I Perkotaan dan Simodong. Kita kejar pola tanam petani yang sudah mulai, jangan sampai musim ini gagal lagi,” kata Alpon yang merupakan lulusan Teknik Sipil dari Universitas Kristen Maranatha, Bandung, Jawa Barat.

Alumnus SMAN 1 Air Putih, Batu Bara ini juga menyampaikan harapannya agar semua pihak, baik pemerintah daerah, provinsi, maupun pusat bisa bersinergi dalam mencari solusi jangka panjang atas permasalahan ini. Menurutnya, keberlangsungan sektor pertanian perlu menjadi prioritas bersama. “Kami tidak akan tinggal diam. Suara petani harus didengar, karena dari tangan mereka pangan kita terjaga,” ucapnya.
(cip)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Dari Barak Militer ke...
Dari Barak Militer ke Panggung Politik, Perjalanan Ferry Irawan Panglima Baru Perindo Sultra
Siapkan 5.000 Anggota...
Siapkan 5.000 Anggota Baru, DPD Partai Perindo Madiun Optimistis Raih 5 Kursi DPRD
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Bidik Penguatan Basis...
Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo