floating-Inisiatif Khofifah Tingkatkan...
Inisiatif Khofifah Tingkatkan Beasiswa Putus Mata Rantai Kemiskinan di Jatim
Inisiatif Khofifah Tingkatkan...
Inisiatif Khofifah Tingkatkan Beasiswa Putus Mata Rantai Kemiskinan di Jatim
Selasa, 10 Juni 2025 - 07:53 WIB
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terus menggencarkan program beasiswa sebagai upaya strategis memutus mata rantai kemiskinan. Program ini menyasar pelajar dari keluarga kurang mampu agar mendapatkan akses pendidikan lebih baik.

“Pendidikan adalah salah satu cara untuk memutus mata rantai kemiskinan ,” kata Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof Bambang Pramujati, Selasa (10/6/2025). Baca juga: LPDP Buka Beasiswa Georgetown SFS Asia Pasific 2025, Kuliah di 3 Negara

Prof Bambang menyebut program beasiswa yang digagas Khofifah sangat relevan dan menyentuh kebutuhan masyarakat bawah. Dia meyakini pendidikan merupakan jalan utama dalam memutus kemiskinan antargenerasi.

Menurutnya, dampak dari pendidikan bersifat jangka panjang dan mampu membuka peluang kehidupan yang lebih layak. Berkat akses pendidikan berkualitas merata, generasi muda berpeluang membangun masa depan yang lebih cerah. “Program beasiswa ini menjadi salah satu kunci untuk memperbaiki kehidupan masyarakat yang kurang beruntung,” ujarnya.

Dia juga mengapresiasi langkah Khofifah yang tak hanya fokus di kota besar, melainkan menyasar hingga pelosok daerah. Kebijakan ini menjadi bukti konkret bahwa negara hadir untuk rakyatnya yang paling membutuhkan.

Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi sangat penting untuk mempercepat capaian pembangunan pendidikan di daerah. Ia menilai program ini tidak sekadar bantuan finansial, tetapi juga simbol harapan masa depan.Baca juga: Khofifah Tak Terjebak Riuh Medsos, Pengamat: Prestasi Jatim Jadi Bukti Nyata

“Luar biasa bagaimana konsen Ibu Khofifah terhadap pendidikan di Jawa Timur. Tadi Ibu juga menyampaikan banyak beasiswa telah disalurkan kepada insan muda.” tuturnya.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan dampak positif program tersebut terhadap penurunan angka kemiskinan. Persentase penduduk miskin di Jawa Timur menurun 0,23% pada September 2024 menjadi 9,56% dari sebelumnya 9,79% pada Maret 2024.
(poe)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
Beasiswa Program Doktor...
Beasiswa Program Doktor untuk Dosen 2026 Dibuka, Tanggung Biaya Kuliah hingga Riset
SGU-Endress+Hauser Kembangkan...
SGU-Endress+Hauser Kembangkan Talenta melalui Beasiswa, Magang, dan Program Vokasi
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Politeknik STIA LAN...
Politeknik STIA LAN Jakarta Gelar ICoGPASS, Konferensi Internasional untuk Entaskan Kemiskinan