JAKARTA -
Film dan
acara TV yang meramalkan masa depan secara akurat bukan lagi sekadar mitos. Sejumlah karya fiksi ternyata memuat skenario dan alur cerita yang, bertahun-tahun kemudian, terjadi di dunia nyata dengan detail mencengangkan.
Dari episode
The Simpsons yang menampilkan penyelaman kapal mini, mirip tragedi kapal selam OceanGate, hingga film Contagion yang menggambarkan wabah mematikan yang bermula dari kelelawar di Asia, beberapa cerita fiksi terbukti memiliki kesamaan mencolok dengan kejadian aktual.
Tak hanya itu, film seperti Armageddon menginspirasi misi NASA yang benar-benar dilakukan untuk mengalihkan asteroid, dan 1984 menjadi referensi kuat dalam diskusi tentang pengawasan massal dan kebebasan sipil.
Berikut sederet film dan serial TV yang secara tidak terduga berhasil meramal masa depan dengan presisi yang mengundang rasa kagum sekaligus keheranan dilansir dari Stars Insider, Kamis (12/6/2025).
10 Film dan Acara TV yang Meramalkan Masa Depan
Baca Juga: 4 Film Barat tentang Naik Haji, Cocok Ditonton saat Libur Iduladha 1. The Simpsons
Foto/IMDb
Pada 18 Juni 2023, dunia diguncang oleh kabar duka tenggelamnya kapal selam Titan milik perusahaan eksplorasi bawah laut OceanGate, yang sedang menjalankan misi untuk melihat bangkai kapal Titanic di Samudra Atlantik. Peristiwa memilukan ini ternyata mengingatkan publik pada salah satu episode The Simpsons yang tayang tahun 2006, di mana Homer dan ayahnya melakukan penyelaman dalam kapal mini-sub hingga terjebak dan hampir kehabisan oksigen.
Menariknya, penulis episode itu, Mike Reiss, pernah ikut dalam ekspedisi OceanGate pada 2022. The Simpsons memang memiliki reputasi sebagai “peramal masa depan” berkat banyak prediksinya yang menjadi kenyataan. Misalnya, episode tahun 1998 berjudul Simpson Tide menunjukkan Homer secara tak sengaja memicu konflik militer dengan Rusia, yang kemudian digambarkan membangun kembali Tembok Berlin.
Episode lainnya, Marge in Chains (1993), menggambarkan penyebaran virus bernama Osaka Flu dari Asia ke Springfield, lengkap dengan visual masyarakat yang panik, mirip dengan suasana pandemi Covid-19. Episode itu juga memperlihatkan kotak berisi lebah pembunuh, yang diyakini merujuk pada fenomena murder hornets yang sempat menghebohkan dunia pada 2020.
2. Armageddon (1998)
Foto/IMDb
Film aksi Armageddon, yang dirilis pada 1998, memperlihatkan misi penyelamatan dunia dengan menghancurkan asteroid raksasa yang mengancam bumi. Dua dekade kemudian, pada 23 November 2021, NASA secara nyata menguji teknologi pertahanan planet dalam proyek DART (Double Asteroid Redirection Test), yaitu misi pertama yang bertujuan untuk mengubah jalur asteroid. Ini bukan hanya kemajuan ilmiah, tapi juga sebuah kenyataan yang dulu hanya menjadi plot film blockbuster.
3. Burn After Reading (2008)
Foto/IMDb
Dalam film satir Burn After Reading, dua pegawai gym menemukan dokumen intelijen rahasia dan mencoba menjualnya ke kedutaan Rusia. Adegan ini secara tidak langsung mencerminkan insiden nyata pada 2021, ketika seorang wanita dilaporkan mencuri laptop milik Ketua DPR AS, Nancy Pelosi, selama kerusuhan Capitol dan diduga berencana menjualnya ke Rusia. Sebuah kasus nyata yang mengingatkan kita bahwa kehidupan bisa meniru seni dengan cara yang tak terduga.
4. Contagion (2011)
Foto/IMDb
Film Contagion karya Steven Soderbergh menggambarkan skenario wabah virus mematikan yang berasal dari interaksi manusia dengan kelelawar, menyebar dari Asia ke seluruh dunia, dan menimbulkan kepanikan global. Narasi yang sangat mirip dengan pandemi Covid-19 yang mulai muncul pada akhir 2019, menjadikan film ini kembali populer sebagai tontonan yang menyeramkan karena realistis.
5. Outbreak (1995)
Foto/IMDb
Masih tentang virus, film Outbreak menampilkan penyebaran virus mirip Ebola dari seekor monyet ke manusia dan kemudian meluas ke berbagai negara. Cerita ini secara mengkhawatirkan mengingatkan pada bagaimana virus zoonosis, penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia, dapat dengan cepat menjadi ancaman global. Film ini juga mempertanyakan sejauh mana otoritas bisa mengendalikan situasi darurat biologis.
Baca Juga: 7 Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa, Jumbo Rebut Posisi KKN di Desa Penari 6. Children of Men (2006)
Foto/IMDb
Dalam film dystopian Children of Men, dunia diceritakan mengalami wabah infertilitas massal, membuat umat manusia berada di ambang kepunahan. Walau tidak seakurat prediksi lainnya, kenyataannya tingkat kesuburan global terus menurun, bahkan beberapa negara mengalami penurunan drastis dalam angka kelahiran. Data dari berbagai riset menunjukkan tren penurunan kesuburan sejak dekade 1970-an.
7. 1984 (1984)
Foto/IMDb
Film 1984, adaptasi dari novel George Orwell, menceritakan masyarakat yang dikontrol ketat oleh pemerintah totaliter dengan pengawasan tanpa batas. Hari ini, hidup di dunia yang serba diawasi, dari CCTV di setiap sudut kota hingga praktik pemantauan digital oleh lembaga seperti NSA, yang dibongkar oleh Edward Snowden. Kisah fiksi yang kini terasa terlalu dekat dengan kenyataan.
8. Hackers (1995)
Foto/IMDb
Saat dirilis, film Hackers tampak seperti hiburan cyberpunk yang berlebihan. Namun kini, hidup di era di mana pencurian data, peretasan akun, dan pembobolan sistem menjadi kejadian sehari-hari. Bahkan, prediksi tentang lemahnya sistem keamanan dan pentingnya kata sandi kuat yang diangkat film tersebut, terbukti benar di era digital saat ini.
9. The Terminator (1984)
Foto/IMDb
Dalam The Terminator, teknologi masa depan digambarkan sebagai kekuatan destruktif yang dikendalikan oleh kecerdasan buatan dan robot tempur. Salah satu unsur yang kini menjadi kenyataan adalah penggunaan pesawat tanpa awak (drone) oleh militer dalam misi-misi berbahaya. Konsep teknologi otonom yang dulunya fiksi kini menjadi bagian nyata dari strategi pertahanan modern.
10. Rufus Jones for President (1933)
Foto/IMDb
Dirilis pada tahun 1933, Rufus Jones for President menampilkan kisah satir tentang seorang anak laki-laki kulit hitam yang secara imajinatif terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat. Meskipun dimaksudkan sebagai hiburan musikal komedi pada masanya, film ini secara tidak langsung dianggap meramalkan momen bersejarah ketika Barack Obama, puluhan tahun kemudian, menjadi presiden kulit hitam pertama di Amerika Serikat pada tahun 2008. Dengan konteks zamannya yang sarat diskriminasi rasial, alur cerita film ini kini terlihat visioner dan mencerminkan perubahan besar dalam sejarah politik dan sosial Amerika.
Baca Juga: 13 Film Bioskop Tayang Juni 2025, Ada From the World of John Wick: Ballerina (dra)