floating-Prabowo: Cita-cita Hilirisasi...
Prabowo: Cita-cita Hilirisasi Muncul di Era Bung Karno Dieksekusi Jokowi
Prabowo: Cita-cita Hilirisasi...
Prabowo: Cita-cita Hilirisasi Muncul di Era Bung Karno Dieksekusi Jokowi
Senin, 30 Juni 2025 - 11:41 WIB
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk mempercepat hilirisasi industri sebagai bagian dari upaya strategis mendorong kemandirian dan kemajuan ekonomi nasional. Dalam sambutannya saat peletakan batu pertama ekosistem industri baterai kendaraan listrik di Karawang, Jawa Barat, ia menekankan bahwa rakyat menginginkan langkah nyata dan cepat dari pemerintah.

"Hilirisasi akan jalan terus. Momentum ini akan kita percepat. Kita harus bergerak cepat. Rakyat mengharapkan kemajuan yang cepat," ujar Prabowo dalam acara yang digelar pekan ini, Senin (30/6).

Baca Juga: Prabowo Ungkap Alasan Sering Puji Jokowi: Hormati Pendahulu Bangsa

Menurut Prabowo, hilirisasi bukanlah gagasan baru, melainkan cita-cita yang telah digagas sejak masa Presiden pertama RI, Soekarno, dan dilanjutkan oleh pemimpin-pemimpin berikutnya, termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memulai eksekusi hingga langkah konkret di era abad ke-21.

"Cita-cita hilirisasi sudah sangat lama, dari Presiden Bung Karno hingga Presiden Jokowi, yang secara nyata memulai program hilirisasi di abad ke-21 ini," katanya.

Ia menambahkan bahwa hilirisasi adalah jalan menuju swasembada industri, yang hanya bisa tercapai jika pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh elemen bangsa bergerak dalam satu visi pembangunan nasional.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyoroti pentingnya kerja sama internasional dalam mendukung transisi energi hijau, seperti kemitraan antara Indonesia dan Tiongkok yang dinilai sangat strategis.

"Dari Tiongkok kita bisa bekerjasama dengan program yang menurut saya termasuk terobosan luar biasa. Kerja sama ini dapat menghasilkan energi terbarukan dan ramah lingkungan yang dicita-citakan seluruh dunia," ujarnya yang disambut tepuk tangan hadirin.

Peletakan batu pertama proyek ekosistem industri baterai ini menjadi simbol dimulainya tahapan penting dalam pengembangan energi baru dan terbarukan di Indonesia. Proyek ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global kendaraan listrik.

Baca Juga: Investasi Hilirisasi Tembus Rp136,3 Triliun, Nikel Sumbang Rp47,82 Triliun

Turut mendampingi Presiden dalam acara tersebut antara lain Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Hadir pula Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Wang Lutong, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perumahan Maruarar Sirait, Menteri BUMN Erick Thohir, serta jajaran eksekutif Danantara seperti Pandu Sjahrir dan Dony Oskaria, serta Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri.

Pemerintah menargetkan proyek-proyek hilirisasi di sektor strategis seperti mineral, energi, dan transportasi dapat berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan memperluas lapangan kerja berkualitas.
(nng)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi