floating-Kuda Jingkrak Tumbang:...
Kuda Jingkrak Tumbang: Ironi Saat Ferrari Kalah Perang Logo Melawan Minuman Energi Lokal Malaysia
Kuda Jingkrak Tumbang:...
Kuda Jingkrak Tumbang: Ironi Saat Ferrari Kalah Perang Logo Melawan Minuman Energi Lokal Malaysia
Selasa, 01 Juli 2025 - 18:05 WIB
KUALA LUMPUR - Di sebuah ruang pengadilan di Kuala Lumpur, pertempuran yang nyaris tak masuk akal baru saja berakhir dengan hasil yang mengejutkan. Ferrari, raksasa otomotif Italia yang identik dengan kemewahan, kecepatan Formula 1, dan logo "Kuda Jingkrak" ikoniknya, kalah telak oleh sebuah perusahaan minuman energi lokal Malaysia dalam sengketa merek dagang.

Ini mirip kasus sengkeata nama Denza milik BYD yang terjadi di Indonesia dan prosesnya sedang berlangsung.

Ini adalah kisah David versus Goliath versi modern, sebuah ironi di mana simbol kekuatan dan kecepatan global harus bertekuk lutut di hadapan merek "Wee Power".

Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur menolak gugatan Ferrari, memutuskan logo dua kuda milik perusahaan Malaysia, Sunrise-Mark Sdn Bhd, tidak akan membuat konsumen bingung dan bisa melanjutkan proses registrasinya.

Pertarungan Dua Kuda

Di jantung pertempuran ini adalah sebuah logo. Ferrari, dengan segala kekuatan hukum dan finansialnya, berargumen bahwa logo "Wee Power"—yang menampilkan dua kuda berdiri berhadapan dengan huruf "W" besar di tengahnya—telah melanggar hak eksklusif mereka atas lambang kuda jingkrak tunggal yang melegenda.

Pihak Ferrari bahkan mencoba meremehkan nama "Wee Power", mengklaim bahwa kata "Power" tidak memiliki keunikan dan kata "Wee" (yang dalam bahasa Inggris berarti 'kecil') terlalu generik untuk dianggap sebagai pembeda.

Logika Tajam Sang Hakim

Namun, Hakim Adlin Abdul Majid melihatnya dari sudut pandang berbeda, dan putusannya, yang dibacakan pada 30 Mei, menjadi sebuah pukulan telak bagi argumen Ferrari.

"Satu-satunya kesamaan antara kedua merek dagang adalah penggunaan kuda," tegas Hakim Adlin dalam putusannya.

Ia kemudian membedah logika di baliknya dengan tajam:

Desain yang Berbeda Jauh: "Merek penggugat (Ferrari) adalah gambar kuda jingkrak tunggal, sementara merek tergugat (Wee Power) berisi dua kuda yang berdiri berhadapan," jelasnya. Logo Wee Power juga memiliki elemen dominan lain seperti huruf "W" dan tulisan "Wee Power" di bawahnya.

Asal Usul Nama yang Masuk Akal: Hakim menerima penjelasan bahwa kata "Wee" berasal dari nama pendiri perusahaan, Wee Juan Chien, bukan dari kata bahasa Inggris. "Saya merasa tidak mungkin tergugat bermaksud memberi merek minuman energinya dengan istilah yang berarti 'kekuatan yang sangat kecil' atau 'kekuatan awal'," ujar hakim, sebuah pernyataan logis yang seolah menyindir argumen Ferrari.

Dunia yang Berbeda: Pukulan terakhir datang dari analisis pasar. "Penggugat dan tergugat beroperasi di industri yang berbeda—penggugat di otomotif mewah, dan tergugat di barang konsumsi," kata hakim. "Kedua jenis produk tidak bersaing, dan basis pelanggan kedua belah pihak tidak mungkin tumpang tindih."

Pada akhirnya, pengadilan menyimpulkan bahwa tidak ada kemungkinan yang masuk akal bagi seorang konsumen yang membeli minuman energi akan bingung dan mengiranya sebagai produk dari Ferrari.

Sebagai penutup dari kekalahan ini, Ferrari tidak hanya harus menerima keputusan tersebut, tetapi juga diperintahkan untuk membayar biaya hukum kepada perusahaan minuman energi lokal yang telah mereka coba jegal. Sebuah kemenangan mutlak bagi sang DaviddariMalaysia.
(dan)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Mobil Listrik Luce Picu...
Mobil Listrik Luce Picu Kontroversi, Ferrari Dijatuhkan Denda
Mengapa Ferrari Nekat...
Mengapa Ferrari Nekat Bikin Mobil Listrik Saat Lamborghini dan Pagani Menolak Keras?
Nissan Mengolok-olok...
Nissan Mengolok-olok Ferrari Luce, Dituding Mirip Leaf Baru
Pasar Menghukum Ferrari:...
Pasar Menghukum Ferrari: Saham Anjlok Gara-Gara Luce
Jony Ive Bawa Roh iPhone...
Jony Ive Bawa Roh iPhone ke Dalam Kabin Ferrari Luce