BEIJING -
Raksasa manufaktur China ,
Xiaomi , belakangan ini banyak merilis
smartphone. Namun, sebagian besar perangkat ini hanyalah
rebranding dari perangkat yang sudah ada sebelumnya dengan sedikit perubahan.
Dalam beberapa kasus,
perusahaan merilis perangkat yang sama dengan nama berbeda untuk pasar yang berbeda. Meskipun strategi ini tampaknya menjengkelkan bagi beberapa penggemar ponsel cerdas, strategi tersebut bekerja dengan baik untuk Xiaomi.
Kemarin, Xiaomi Poco X3 NFC dirilis di
Eropa dengan harga mulai Rp3,5 juta. Namun, ada kabar bahwa Poco X3 adalah versi global dari seri Redmi Note 10 yang dipasarkan di China.
Redmi Note 10Berbeda dengan Xiaomi Poco X3, Redmi Note 10
series mendukung 5G yang artinya
smartphone ini akan menggunakan prosesor 5G -Xiaomi Poco X3 menggunakan
chip 4G Snapdragon 732G.
Benchmark AI sebelumnya mengungkap beberapa informasi tentang Redmi Note 10. Smartphone ini akan datang dengan
chip MediaTek Dimensity 820. Prosesor itu pertama kali digunakan oleh Redmi 10X dan Redmi 10X Pro.
Ini adalah prosesor kelas menengah ke atas yang dikembangkan bersama oleh Redmi dan MediaTek. Untuk saat ini, Redmi menikmati kesepakatan eksklusif untuk prosesor tersebut.
Ada juga spekulasi bahwa Xiaomi M2007J22C yang baru-baru ini mendapat sertifikasi akses jaringan adalah Redmi Note 10. Seperti biasa, seri Redmi Note 10 akan tersedia dalam dua versi, versi standar, dan versi Pro.
Mengingat seri Redmi Note selalu menjadi produk unggulan Redmi, maka penjualan global seri Redmi Note 7 dan seri Redmi Note 8 berada di atas 10 juta unit. Tak heran, penjualan global seri Redmi Note 10 juga bisa melebihi 10 juta ponsel. (Baca juga:
59 Negara Tutup Pintu, Citra Indonesia di Internasional Akan Negatif )
(iqb)