INDRAMAYU - Program Car Free Night (CFN) di Indramayu membuat kota ini menjadi lebih hidup dan penuh semangat. Suasana kota berubah menjadi pesta rakyat yang meriah setiap Jumat dan Sabtu malam, khususnya di sekitar Alun-Alun Indramayu.
Ribuan warga dari berbagai kecamatan berbondong-bondong datang bersama keluarga, menikmati udara malam tanpa polusi kendaraan sambil menyaksikan panggung hiburan, bazar UMKM, dan pertunjukan bakat lokal.
Sementara, pada Minggu pagi, semangat itu berlanjut lewat Car Free Day (CFD), di mana masyarakat tumpah ruah ke jalanan untuk berolahraga, senam bersama dan menikmati sajian kuliner khas daerah.
Program ini adalah buah pemikiran dan gagasan orisinal Bupati Lucky Hakim yang terbukti sukses membangkitkan semangat hidup sehat, ekonomi kerakyatan, dan kreativitas warga.
“Sengaja saya mencanangkan Car Free Night dan Car Free Day tiga hari berturut/turut dalam seminggu, memberi motivasi masyarakat untuk banyak beraktivitas fisik, berolah raga, bersemangat hidup sehat, membangkitkan ekonomi kerakyatan, UMKM, para pedagang kaki lima, sekaligus memberi ruang pada masyarakat untuk menikmati suasana tanpa mobil dan motor, anak-anak berlari-lari tanpa kuatir” ujar Lucky Hakim saat dihubungi lewat sambungan telepon, Minggu (6/7/2025).
Bukan hanya itu, melalui ajang “Indramayu Luruh Bakat”, yang ada di setiap Car Free Night Jumat dan sabtu malam, anak-anak muda diberi ruang tampil mengekspresikan kemampuan mereka dalam seni, musik, tari, dan atraksi panggung lainnya.
“Di sini (Car Free Night) juga ada agenda Indramayu Luruh Bakat semacam ajang pencarian bakat, anak muda Indramayu diberi kesempatan untuk mengexpresikan bakatnya di panggung terbuka di saksikan secara langsung oleh penonton, mereka berkompetisi juga untuk mendapatkan peluang menjadi juara bulanan dan akan sampai ke juara tahunan terbaik,” ujar Lucky.
Lebih dari sekadar jalanan bebas kendaraan, CFN dan CFD menjadi simbol harapan baru bagi Indramayu. Perputaran uang di sektor UMKM meningkat tajam, pedagang kecil tersenyum lebar karena dagangannya laris manis, dan warga merasa bangga punya ruang publik yang hidup dan inspiratif. Tidak sedikit pengunjung dari luar daerah datang untuk merasakan atmosfer khas Indramayu yang ramah dan semarak.
“Kami menggagas Car Free Night ini bukan untuk mengatasi macet karena memang tidak ada macet di Indramayu, ini adalah upaya untuk meningkatkan perputaran uang, membangkitkan perekonomian, memajukan UMKM, peluang usaha, para pedagang kecil pun senang dapat banyak pembeli yang memang banyak berkumpul mendatangi CFN dan CFD ini yang walapun masih baru diluncurkan tapi sudah langsung mengena di hati masyatakat Indramayu dan bahkan ada beberapa pengujung yang datang dari luar kota” tuturnya.
“dari lansia sampai anak-anak, berkumpul dan bersama, meramaikan Indramayu CFN CFD saling menyenangati dalam kerukunan, ada yang latihan karate di jalan, skateboard, drumband, basket dan lain-lain” ucap dia lagi.
Car Free Night dan Car Free Day bukan hanya program, tapi gerakan sosial yang menyatukan, menyemangati, dan memajukan Indramayu. Antusiasme masyarakat luar biasa—mulai dari anak kecil hingga lansia, semua larut dalam euforia kebersamaan.
(dra)