JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengonfirmasi penunjukan Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Ahmad Rizal Ramdhani sebagai
Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog yang baru, menggantikan
Letnan Jenderal (Letjen) TNI Novi Helmy Prasetya . Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Menteri BUMN
Erick Thohir .
"Sudah, kan kemarin Pak Novi diminta Panglima untuk bertugas lagi di TNI. Ada Dirut baru lagi," ujar Erick kepada wartawan usai mengikuti Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR, Selasa (8/7/2025).
Menurut Erick, penunjukan Ahmad Rizal dilakukan beberapa hari sebelumnya, meskipun Novi Helmy baru menjabat sebagai pimpinan Bulog selama lima bulan. Ia juga tidak memberikan penjelasan lebih lanjut terkait alasan penunjukan sosok dari latar belakang militer kembali untuk posisi strategis tersebut.
Baca Juga: Letjen Novi Helmy Putuskan Tetap Jadi Prajurit, Tidak Lagi Jabat Dirut Bulog "Saya tidak tahu. Itu kan mereka ingin menarik, penugasannya mungkin dianggap sudah selesai. Nah untuk tahun depan ini kan ada kembali tugas untuk menyerap, untuk petani," tambah Erick.
Ahmad Rizal ditunjuk menggantikan Letjen TNI Novi Helmy Prasetya pada awal Juli 2025. Sebelum menduduki posisi ini, Ahmad Rizal menjabat sebagai Komandan Satgas Bawah Kendali Operasi (BKO) Ketahanan Pangan di bawah Kementerian Pertanian.
Jenderal bintang dua kelahiran Jakarta, 19 November 1970 ini, merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1993. Karier militernya terbilang cemerlang.
Baca Juga: Stok Beras RI Capai 4 Juta Ton, Bulog Bicara Soal Kualitas Pada 2021, Ia menjabat sebagai Asisten Deputi Koordinasi Pengelolaan Pemilu dan Penguatan Partai Politik di Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam).Setahun setelahnya pada 2022, ia ditugaskan sebagai Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II. Lalu pada 2023, Ahmad Rizal dipercaya menjabat sebagai Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).
(akr)