floating-7 Kapolda Jebolan Akpol...
7 Kapolda Jebolan Akpol 1994, Ada Mantan Direktur KPK
7 Kapolda Jebolan Akpol...
7 Kapolda Jebolan Akpol 1994, Ada Mantan Direktur KPK
Sabtu, 12 Juli 2025 - 08:18 WIB
JAKARTA - Terdapat 7 Kapolda jebolan Akpol 1994 setelah mutasi Polri Mei 2025 lalu. Dari 7 Kapolda, ada mantan DirekturPenyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang kini menjabat Kapolda Kalimantan Timur yakni Irjen Pol Endar Priantoro.

Diketahui, Polda merupakan satuan pelaksana utama kewilayahan Polri pada wilayah tingkat daerah I yakni provinsi. Masing-masing di antaranya dipimpin seorang Kepala Kepolisian Daerah atau Kapolda.

Baca juga: Daftar 36 Kapolda se-Indonesia setelah Mutasi April 2025, Ada yang Baru Menjabat Bulan Ini

Terdapat 36 Kapolda aktif yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Dari puluhan Kapolda, ada 7 Kapolda lulusan Akademi Kepolisian tahun 1994.

7 Kapolda Jebolan Akpol 1994

1. Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto

Jabatan : Kapolda Sumatera Utara

Alumni : Akpol 1994

2. Irjen Pol Suyudi Ario Seto

Jabatan : Kapolda Banten

Alumni : Akpol 1994

3. Irjen Pol Anggoro Sukartono

Jabatan : Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta

Alumni : Akpol 1994

4. Irjen Pol Pipit Rismanto

Jabatan : Kapolda Kalimantan Barat

Alumni : Akpol 1994

5. Irjen Iwan Kurniawan

Jabatan : Kapolda Kalimantan Tengah

Alumni : Akpol 1994

6. Irjen Pol Endar Priantoro

Jabatan: Kapolda Kalimantan Timur

Alumni : Akpol 1994

7. Irjen Pol Roycke Harry Langie

Jabatan : Kapolda Sulawesi Utara

Alumni : Akpol 1994.
(jon)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
KPK Periksa Eks Sekjen...
KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono sebagai Tersangka Kasus Gratifikasi
Istri Gus Yaqut Apresiasi...
Istri Gus Yaqut Apresiasi KPK Bantarkan Suaminya
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Selesai Diperiksa Kasus...
Selesai Diperiksa Kasus Kuota Haji, Eks Dirjen PHU Hilman Latief: Diminta Keterangan Saja