MAKASSAR -
BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) , wilayah Sulawesi dan Maluku, sudah mencairkan
Bantuan Subsidi Upah (BSU) ke 332.209 rekening pekerja dari 603.778 data valid atau sebanyak 55.02%.
Deputi Direktur Wilayah
BPJamsostek Sulawesi Maluku, Toto Suharto, mengatakan pencairan tersebut untuk Wilayah Sulawesi Maluku hingga periode/batch ke 3 saat ini.
Baca Juga: BPJamsostek Serahkan Data Calon Penerima BSU Gelombang III Ke Kemnaker Dirinya memaparkan, adapun data penerima dari 8 propinsi di Wilayah Sulawesi Maluku yakni Maluku 18.028 dari 33.344 data valid (54.07%), Maluku Utara 16.503 dari 23.258 data valid (70.96%), Sulawesi Utara 49.425 dari 85.571 data valid (57.76%), Sulawesi Tengah 47.516 dari 87.004 data valid (54.61%) Gorontalo 13.143 dari 23.018 data valid (57.10%), Sulawesi Selatan 129.056 dari 241.571 data valid (53.42%), Sulawesi Tenggara 44.094 dari 79.149 data valid (55.71) Sulawesi Barat 14.444 dari 30.863 data valid (46.80%)
“
BPJamsostek juga mendeteksi adanya peserta yang tidak bekerja lagi dan telah mencairkan JHT, sehingga tidak dilaporkan oleh pihak perusahaan dalam data nomor rekening untuk calon penerima
Bantuan Subsidi Upah (BSU) . Namun mereka masih tercatat sebagai peserta aktif pada 30 Juni 2020, sehingga berhak untuk mendapatkan BSU sesuai dengan Permenaker 14 2020,” jelas Toto Suharto
Dirinya mnejelaskan, pihaknya berusaha menghubungi para peserta tersebut secara personal agar dapat melakukan konfirmasi terkait nomor rekeningnya, untuk dapat menjadi calon
penerima BSU .
"BPJamsostek meminta peserta yang telah dihubungi dengan SMS untuk segera melakukan konfirmasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor rekening melalui link khusus yang kami sertakan dalam SMS tersebut. Link yang diberikan bersifat khusus/personal yang hanya dapat diisi oleh yang bersangkutan saja, tidak bisa oleh peserta lain," katanya.
Apabila terjadi kendala dalam pengisian data pada link khusus tersebut, kata dia, peserta dapat menghubungi HRD perusahaan sebelumnya.
Baca Juga: BPJS Watch: Harusnya Penunggak BPJS Jadi Prioritas Penerima BSU Sejauh ini, sepekan berselang sejak penyerahan data Gelombang II,
BPJamsostek kini menyerahkan data penerima dengan jumlah 3,5 juta data nomor rekening peserta.
“Jadi total nomor rekening yang telah kami serahkan ke Kemnaker hingga saat ini sebanyak 9 juta data nomor rekening peserta,” ungkap Agus Susanto, Direktur Utama
BPJamsostek dalam kegiatan Press Conference Virtual terkait Progres Bantuan Subsidi Upah.
Penyerahan berkala ini dilakukan sesuai dengan kesepakatan antara Kemnaker dan
BPJamsostek agar setiap pekan menyerahkan data penerima BSU dan ditargetkan rampung pada akhir September 2020 untuk total 15,7 juta data nomor rekening pekerja.
"Hal ini kami lakukan untuk mempermudah proses rekonsiliasi, monitoring dan mempertimbangkan prinsip kehati-hatian dalam pelaksanaan program BSU. Dalam setiap gelombang, data nomor rekening yang kami serahkan telah melakukan tahapan validasi berlapis agar sasaran penerima BSU ini tepat sasaran,” tegasnya.
Baca Juga: Norek Tak Sesuai, BPJamsostek Kembalikan 1,2 Juta Data Calon Penerima BSU ke Perusahaan (agn)