floating-Diperiksa MKD DPR soal...
Diperiksa MKD DPR soal Gestur Tak Pantas saat Live TikTok, Prana Putra Sohe: Terus Terang Menyesal
Diperiksa MKD DPR soal...
Diperiksa MKD DPR soal Gestur Tak Pantas saat Live TikTok, Prana Putra Sohe: Terus Terang Menyesal
Selasa, 15 Juli 2025 - 19:29 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi XIII DPR RI Prana Putra Sohe mengaku menyesal telah menunjukkan gestur tak pantas saat live TikTok. Hal itu disampaikannya saat diperiksa Majelis Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI.

Prana awalnya mengaku tidak mengetahui tentang adanya Peraturan DPR RI yang mengatur anggota Dewan harus menjaga etikanya di ruang publik. Hal ini diungkapkan Prana Putra menjawab pertanyaan Anggota MKD DPR Tommy Kurniawan terkait kasus dugaan etik lantaran dinilai menunjukkan gestur tak pantas saat tengah siaran langsung di TikTok .

"Terima kasih Yang Mulia, jadi saya sebenarnya belum pernah membaca aturan-aturan tersebut, saya baru tahu saya lihat," kata Prana Putra menjawab pertanyaan Tommy Kurniawan di Ruang Sidang MKD DPR, Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/7/2025).

Baca Juga: MKD Periksa Anggota DPR yang Tunjukkan Gestur Tak Senonoh saat Live TikTok

Dalam sidang tersebut, Tommy Kurniawan juga bertanya apakah ada penyesalan karena telah melakukan atau menunjukkan gestur tersebut. "Terima kasih, Yang Mulia. Saya terus terang menyesal," jawab mantan Wali Kota Lubuklinggau tersebut.

Kendati demikian, Prana Putra mengaku belum memiliki rencana untuk melakukan klarifikasi kepada publik tentang gestur yang ditunjukkan tersebut. Sebab, ia khawatir akan menjadi blunder.

Prana mengatakan, saat video itu menjadi viral, dirinya sempat ingin melaporkan pengadu ke aparat kepolisian. Namun, niatan itu urung dilakukan. Pihaknya hanya melayangkan somasi.

"Jadi terus terang saya khawatir hanya ini nanti blunder lagi ke depan. Makanya sedang saya pertimbangkan untuk melakukan klarifikasi lagi," tuturnya.

Tommy Kurniawan pun kembali mengingatkan kepada Prana Putra bahwa setiap gerak-gerik anggota DPR RI, baik di ruang publik maupun di ruang mana pun selama masih menjabat itu terikat dengan Peraturan DPR RI, yakni pasal 2 dan pasal 3 terkait dengan kode etik. "Lebih berhati-hati lagi dalam menjaga sikap di ruang publik," ucap Tommy.

Diberitakan sebelumnya, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI memanggil anggota Komisi XIII DPR RI Prana Putra Sohe yang diadukan terkait dugaan pelanggaran etik. Dalam panggilan ini, MKD meminta penjelasan kepada Prana atas kasus yang diadukannya.

Wakil Ketua MKD DPR RI Adang Daradjatun menyampaikan bahwa pihak Sekretariat telah menerima pengaduan pada tanggal 25 Juni lalu. Aduan tersebut diajukan agar MKD bisa dapat menindaklanjutinya.

"Mengadukan saudara atas dugaan pelanggaran atas gestur yang tidak pantas secara etika simbol yang secara luas dikenal sebagai isyarat seksual dan disiarkan dalam live streaming dalam media sosial TiktTok pada tanggal 19 Juni pukul 12.40 WIB," kata Adang di Ruang MKD, Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/7/2025).

Dalam kesempatan itu, pihak Sekretariat MKD RI memutarkan ulang video yang menjadi bahan aduan tersebut. Namun, video yang diputar tidak dapat menjadi bahan pemberitaan oleh awak media.

Setelah menyimak video yang diputar, Prana Putra menjelaskan terkait kejadian saat itu. Peristiwa tersebut terjadi sebelum kunjungan reses Komisi XIII DPR RI.

"Nah, di antara sela-sela itu sebelum kegiatan reses makan siang itu di tempat saya, ada teman-teman tadi bertiga sedang mengobrol di video yang tadi dilihat. Kemudian saya diajak masuk ke dalam frame video tersebut. Pertama, saya tidak tahu kalau itu live TikTok, terus terang saya tidak tahu, demi Allah, dan kemudian saya masuk di situ," ujar Prana Putra.

Dalam live itu, dia menerima pertanyaan tentang rahasia bisa awet muda. Saat kejadian tersebut, legislator PKB itu memilih hanya menunjukkan gestur yang tidak senonoh. "Jadi saya hanya menjelaskan Ketua Yang Mulia. Jadi saya hanya menjelaskan bahwa kalau mau awet muda ya seperti itu tadi. Jadi saya pikir itu gestur yang saya tidak mau mengatakan bahasa-bahasa yang lain."
(zik)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
DPR: Swasembada Migas...
DPR: Swasembada Migas Sama Pentingnya dengan Swasembada Pangan
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
DPR Desak Negara Tindak...
DPR Desak Negara Tindak Keras Tanpa Kompromi Judi Online dan Teror Pinjol
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat