JAKARTA - Di tengah maraknya tren
kuliner modern, cita rasa masakan tradisional tetap menjadi favorit masyarakat. Sejak berdiri tahun 1983, Waroeng Sunda konsisten menyajikan hidangan khas Sunda dan Jawa dengan sentuhan rempah otentik serta nilai budaya yang kental.
Berkat konsistensinya selama lebih dari 40 tahun, restoran ini kini dikenal luas di kawasan Jakarta Barat, Tangerang Selatan, dan sekitarnya. Salah satu menu yang kini jadi primadona adalah Nasi Liwet Kendil, sebuah sajian khas Indonesia yang dimasak dalam kendil, periuk tanah liat tradisional.
Nasi ini diolah tanpa santan namun tetap menghasilkan rasa gurih dan aroma rempah yang menggoda. Menu ini hadir lengkap dengan ayam goreng, tahu-tempe, ikan asin, sambal terasi, dan lalapan segar, cocok dinikmati bersama keluarga atau kolega.
Sebagai pelopor Nasi Liwet Kendil di kawasan BSD dan Serpong, Waroeng Sunda kini menghadirkan menu ini di beberapa cabang seperti Waroeng Sunda Express, Lugano Cafe, dan Waroeng Sunda Serpong.
Baca Juga: 4 Tempat Makan Khas Betawi di Jakarta yang Wajib Dikunjungi Saat Libur Akhir Pekan Tersedia dalam dua pilihan porsi, untuk dua orang dan empat orang, menu ini dihadirkan sebagai bagian dari strategi diversifikasi produk yang tetap menjaga keaslian kuliner Nusantara.
Owner Waroeng Sunda Group Laurina Ingkiriwang, menyatakan bahwa pihaknya akan terus memperluas jangkauan menu ini ke seluruh jaringan cabang. "Jika ingin menikmati hidangan spesial ini, para pelanggan dapat mengunjungi cabang Waroeng Sunda Express, Lugano Café, dan Waroeng Sunda Serpong," kata Laurina.
"Ke depannya, kami berkomitmen untuk menghadirkan menu ini di seluruh jaringan cabang kami, agar lebih banyak masyarakat dapat menikmati kelezatan dan nilai tradisional yang kami sajikan," tambahnya.
Sementara itu, CEO Waroeng Sunda Group Glen Evan Tjahyadikarta menekankan pentingnya inovasi dalam mempertahankan eksistensi di dunia kuliner, sembari tetap menjaga kualitas rasa dan pelayanan. "Kami menyadari bahwa inovasi merupakan aspek penting dalam mempertahankan relevansi bisnis kuliner," tutur Glen.
Baca Juga: 7 Tempat Makan Legendaris yang Ada sebelum Indonesia Merdeka "Oleh karena itu, selain terus memperkaya variasi produk, kami juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan dan menjaga konsistensi rasa, agar pelanggan dapat merasakan pengalaman bersantap yang menyenangkan, hangat, dan berkesan," tandasnya.
Dengan komitmen terhadap rasa autentik dan penyajian yang penuh kehangatan, Waroeng Sunda terus memperkuat posisinya sebagai pilihan utama pencinta kuliner tradisional di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya.
(dra)