JAKARTA - Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) menegaskan komitmennya untuk mendorong transformasi bank pembangunan daerah (BPD) agar lebih sehat, modern, dan kompetitif. Hal ini ditegaskan dalam Musyawarah Nasional (Munas) dan Munas Luar Biasa (Munaslub) Asbanda tahun 2025 yang digelar di Jakarta.
Dalam forum tersebut, dibahas sejumlah agenda strategis, antara lain evaluasi laporan kegiatan dan keuangan tahun 2024, rencana kerja dan anggaran tahun 2025, hingga kerja sama konsultan untuk pelaporan kepada regulator, penghapusan aset, serta penyelenggaraan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) BPDSI.
Ketua Umum Asbanda periode 2025–2029, Agus H Widodo, menyampaikan perlunya peran aktif Asbanda sebagai katalis sinergi antar-BPD guna mendorong efisiensi dan meningkatkan daya saing perbankan daerah.
"Dengan usia Asbanda yang telah melampaui 25 tahun, kami meyakini peran asosiasi ke depan tidak hanya sebagai pemersatu, tetapi juga sebagai penggerak perubahan yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Agus dalam keterangan pers, Senin (21/7).
Baca Juga: Asbanda Luncurkan SP2D Online, Bank Jatim Teken PKS Bersama Kemendagri Agus menambahkan, Asbanda akan memperkuat perannya sebagai mitra strategis bagi regulator seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia dalam mendorong kebijakan yang relevan dengan keberlanjutan dan penguatan BPD.
Selain itu, Asbanda akan bertransformasi menjadi center of excellence untuk mendukung peningkatan tata kelola, digitalisasi layanan, manajemen risiko, serta pengembangan sumber daya manusia di lingkungan BPD.
"Melalui program kerja yang inklusif dan terarah, kami siap mendorong terwujudnya Roadmap Penguatan BPD, termasuk dalam aspek permodalan, transformasi digital, serta integrasi BPD dalam ekosistem keuangan nasional maupun daerah," tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, forum Munas juga menyampaikan dukungan terhadap pembentukan Rancangan Undang-Undang Badan Usaha Milik Daerah (RUU BUMD). Regulasi ini diyakini akan memperjelas kewenangan, memperkuat pengawasan, dan mendorong pembinaan terhadap entitas BUMD termasuk BPD.
Baca Juga: Kemendagri-Asbanda Teken MoU SPD2 Online pada SPID Asbanda dan BPD seluruh Indonesia diharapkan dapat berkontribusi aktif dalam penyusunan regulasi tersebut bersama Komisi II DPR dan Kementerian Dalam Negeri sebagai langkah penting memperkuat landasan hukum BPD ke depan.
Forum Munas Asbanda kali ini diikuti oleh 26 dari total 27 anggota, yang terdiri atas Direktur Utama atau perwakilan BPD seluruh Indonesia. Dalam forum tersebut, Agus H Widodo yang saat ini menjabat sebagai Direktur Utama Bank Jakarta, ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua Umum Asbanda menggantikan Yuddy Renaldi.
(nng)