JAKARTA -
Minuman kopi berkembang ke segala varian, tak terkecuali kini yang menjadi tren adalah kopi campur
santan . Dosen IPB University pun menjelaskan apakah campuran kopi dan santan aman untuk dikonsumsi.
Dosen Program Studi Manajemen Industri Jasa Makanan dan Gizi Sekolah Vokasi IPB University Vieta Annisa Nurhidayati mengingatkan bahwa kandungan lemak jenuh santan cukup tinggi. Karena itu, ia tidak menyarankan untuk dikonsumsi berlebihan.
Baca juga: Roemah Koffie dan iNews Media Group Bersinergi Angkat Nilai Budaya Lewat Secangkir Kopi “Meskipun secara umum aman, santan sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah sedang untuk menjaga kesehatan,” katanya, melansir siaran pers, Sabtu (26/7/2025).
Vieta juga memberikan catatan khusus bagi penderita dislipidemia, gangguan jantung, atau masalah empedu untuk berhati-hati mengonsumsi kopi berbahan campuran santan.
Baca juga: Mengingat Kembali Cita Rasa Khas Nusantara Lewat Kopi dan Makanan di Tengah Kota Jakarta Di sisi lain, Vieta mengungkapkan penggunaan santan dalam kopi diperbolehkan selama dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.
“Santan bisa digunakan sebagai krimer, terutama untuk konsumen yang memiliki lactose intolerance maupun yang ingin menghindari produk hewani. Rasanya gurih dan bahkan bisa lebih creamy dibandingkan krimer biasa,” ujar Vieta.
Ia menjelaskan bahwa santan mengandung asam laurat yang bersifat antimikroba dan berpotensi meningkatkan sistem imun. Jenis lemak dalam santan berupa Medium-Chain Triglycerides (MCT), yang lebih mudah dicerna tubuh.
Penggunaan santan dalam kopi bisa menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang menghindari produk susu, mengingat karakteristiknya yang lebih ramah bagi saluran pencernaan.
(nnz)