JAKARTA -
Poltekkes Kemenkes Jakarta Il menggelar acara seminar internasional bertajuk '5th Batavia Dentech International Meeting'. Acara tersebut berlangsung di Auditorium Ghani Ilyas pada Sabtu (26/7/2025).
Wakil Direktur Bidang Keuangan Poltekkes Kemenkes Jakarta II, Ns. Paula Krisanty mengatakan acara yang rutin digelar setiap tahun ini betujuan untuk memberikan update terkini terkait teknologi kesehatan gigi yang mutahir.
Baca juga: Mau Nge-Gym? Ini 4 Tips Penting agar Tubuh Bugar dan Bebas Cedera “Kita melakukan updating pengetahuan dan trennya apa yang berkembang dan sesuai dengan isu kesehatan gigi,” jelas Paula, Sabtu (26/7/2025).
Acara yang mengusung tema, Latest Innovation In Porcelain And Resin Technology: Enchancing Aesthetics And Function In Dental ini diikuti ratusan mahasiswa yang antusias, termasuk dari Korea Selatan.
“Kita mengundang berbagai institusi yang bekerja sama dengan kita dan selalu yang ber-partner dengan kami itu Korea Selatan. Tahun ini, tidak hanya 1, tapi juga empat universitas, jadi semakin melebar kerjasamanya,” jelas Paula.
Baca juga: Waspadai Suplemen Ilegal, Ini 7 Tips Memilih Vitamin yang Aman dan Terdaftar BPOM Wakil Direktur II Poltekkes Kemenkes Jakarta, Dr. Dra. Syarifah Miftahul El Jannah juga menjelaskan acara seminar internasional ini menjadi sebuah wadah untuk menyampaikan isu terkini dan teknologi terbaru yang tak hanya bisa mengedukasi mahasiswa, namun juga para praktisi kesehatan gigi.
“Ini sebuah ajang publikasi. Jadi tujuan acara ini juga menyampaikan inovasi dan temuan baru yang bersifat teknologi yang didukung digital, dan ini yang ingin kita pertemukan,” ungkap Syarifah.
Tahun ini, acara seminar 5th Batavia Dentech International Meeting memfokuskan pada pembuatan mahkota atau penutup gigi dan teknik porselain. Acara ini juga menunjukan hasil penelitian dari dosen Poltekkes Kemenkes II Jakarta untuk pembuatan dari gigi palsu tersebut.
Program seminar internasional ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman lintas budaya, mendorong kolaborasi global dalam layanan kesehatan, serta membekali mahasiswa dan praktisi.
“Visi Poltekkes Jakarta II menjadi pusat rujukan teknologi kesehatan, begitu kita menjadi pusat rujukan, kegiatan kami ini akan membawa kita ke visi tersebut,” tambah Syarifah.
Selain itu, adapula pembicara dari Daegu Health Collage Korea Selatan, Prof. Park Young Dae yang turut hadir dalam kegiatan seminar internasional tersebut.
“Merupakan kehormatan besar bagi saya bisa memberikan pemaparan di acara ini. Dan terkait perkembangan tekonologi dental ini ke depannya akan bagaimana itu menjadi pertanyaan kita semua yang akan kita pikirkan,” jelas Prof. Park Young Dae.
Sementara itu, acara 5th Batavia Dentech International Meeting juga merupakan bagian dari program International Community Service Program 2025 yang digelar oleh Poltekkes Kemenkes II Jakarta.
Selain seminar internasional, adapula kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SDN Gunung 01 Jakarta Selatan yang dilakukan oleh Dosen yang juga Dokter Gigi Spesialis Prosthodonti dan Spesialis Kedokteran Gigi Anak) yaitu drg. Marzia M. Tetelepta, Endang Prawesthi, drg. Putu Gyzca Pradypta, Dr. drg. Fitriyanti, drg. R. Vensya Sitohang, dan Instruktur Jurusan Teknik Gigi bekerja sama dengan Daegu Health College Kyungpook National University, Daejeon University Gwangju University.
(nnz)