JAKARTA - Para penari pagelaran Sabang Merauke - The Indonesian Broadway Hikayat Nusantara memperlihatkan aksi memukau di Car Free Day Sudirman-Thamrin, Jakarta pada Minggu (27/7/2025).
Pertunjukan ini memang ditujukan untuk lebih memperkenalkan, menjadi ajang interaksi dan sosialisasi, membangun kedekatan dan sekaligus ingin meyakinkan masyarakat Indonesia khususnya generasi muda Jakarta, bahwa pagelaran Sabang Merauke – The Indonesian Broadway Hikayat Nusantara ini merupakan kesenian dan kebudayaan yang ditampilkan berstandar internasional, modern, tetap otentik sehingga tidak membosankan.
Masyarakat dan generasi muda yang menonton ini tidak sekadar menyaksikan hiburan semata, justru mendapatkan kesan mendalam, menambah pengetahuan tentang seni budaya Indonesia, merasa bangga, dan addicted untuk terus menonton pertunjukkan ini.
Kemeriahan dimulai dengan atraksi Barongsai Kong Ha Hong dan penampilan dari Jakarta Concert Orchestra dan Batavia Madrigal Singers yang membawakan rentetan lagu daerah dan nasional, seperti Dari Sabang Sampai Merauke, Paris Brantai, Tak Tong Tong, dan Hela Rotane yang telah memikat penonton. Tak ketinggalan, NRG Collaborations turut tampil di lagu Nusantara.
Yang tak kalah menarik, masyarakat terpukau dengan parade kostum karakter oleh Jember Fashion Carnaval yang berkolaborasi dengan aksi menarik dari Prosa Acting School.
Selain itu, ada juga penampilan dari World-Class Orchestra Jakarta Concert Orchestra, Crowned Champions European Grand Prix Batavia Madrigal Singers, The World-Champion Barongsai Kong Ha Hong, dan World-Class Costume Parade Jember Fashion Carnaval, serta komunitas tari modern NRG Collaboration, dan penyanyi kawakan Alsant Nababan dan Christine Tambunan yang telah terlibat di pagelaran megah, kolosal, spektakuler, dan entertaining ini sejak 2022.
“Meski masih akan diselenggarakan satu bulan lagi, kami ingin lebih mensosialisasikan Pagelaran Sabang Merauke – The Indonesian Broadway Hikayat Nusantara dengan menunjukkan cuplikan penampilan dari para talenta kelas dunia, di acara Car free Day ini. Diharapkan masyarakat terhibur dan tertarik untuk menonton pertunjukkan ini pada 23 dan 24 Agustus di Indonesia Arena nanti,” kata Vice President Director & Deputy CEO iForte yang juga Executive Producer PSM, Silvi Liswanda.
Pada acara ini, Jakarta Concert Orchestra bersama Batavia Madrigal Singer yang dipimpin Avip Priatna selaku Konduktor dan Founder, berhasil membuat penonton larut dalam harmoni musik dan lagu yang indah serta merdu.
“Ini adalah kali pertama Jakarta Concert Orchestra tampil bersama Batavia Madrigal Singers di acara Car Free Day Jakarta. Kami bangga dapat turut ambil bagian dari acara ini, dan sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat,” tutur Avip Priatna.
Sementara, Anton selaku perwakilan Barongsai Kong Ha Hong mengaku bangga bisa terlibat di Pagelaran Sabang Merauke tahun ini, di mana mereka susah memakan atmosfernya ketika memeriahkan acara Car Free Day ini. Barongsai Kong Ha Hong menyajikan aksi atraktif yang memicu decak kagum dan tepuk tangan meriah dari para penonton.
Lisbeth Delima, salah satu pengunjung yang menyaksikan acara Car Free Day ini mengaku senang menyaksikan aksi-aksi yang ditampilkan, yang menurutnya sangat megah dan spektakuler, termasuk saat Alsant Nababan dan Christine Tambunan perform, menyanyi Rambadia & Selayang Pandang.
“Acara ini membangkitkan nasionalisme kita jadi kita lebih cinta budaya Indonesia. Harapannya anak-anak muda lebih mencintai lagi dan tahu lagu-lagu maupun budaya daerah dari Sabang sampai Merauke. Dan semoga lebih banyak lagi acara-acara seperti,” ujarnya.
Pagelaran Sabang Merauke – The Indonesian Broadway Hikayat Nusantara sendiri mengangkat cerita rakyat dan seni budaya yang dikemas secara modern, epic, megah, kolosal, spektakuler, dan entertaining dengan musik, lagu, tarian, busana daerah dan etnik Indonesia dengan keunikan masing-masing daerah.
Pagelaran tahun ini melibatkan 1500 orang, meliputi 351 penari dari total 600 seniman yang tampil di panggung bertaraf internasional. Seni budaya yang sangat indah dan beragam dari Sabang sampai Merauke ini, “Hanya Indonesia Yang Punya”.
(dra)