ROKAN HILIR - Aksi tangguh Kapten Kowad Karnilawati berjibaku memadamkan kobaran api viral di media sosial (medsos). Wadanramil 01/Bangko, Kodim 0321/Rokan Hilir, Kodam I/Bukit Barisan ini memimpin langsung pemadaman
kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayahnya.
Meski menghadapi berbagai kendala, termasuk sulitnya akses dan ketersediaan air, satu-satunya Wadanramil wanita di Riau ini tetap tak menyerah. Kapten Karnilawati nekat menerobos hutan dan lahan untuk memadamkan kobaran api.
Karhutla yang terjadi di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) sempat menjadi perhatian karena munculnya beberapa titik api yang diduga akibat pembukaan lahan dengan cara dibakar oleh oknum tidak bertanggung jawab. Kapten Karnilawati dan tim gabungan TNI, Polri, serta BPBD segera turun tangan.
Baca juga: 10 Hari Pertama Agustus Semua Provinsi Waspada Kebakaran Hutan “Karhutla terjadi di tiga lokasi. TNI dan Polri bersama-sama berusaha memadamkan api yang terdapat di wilayah kami karena ada orang-orang yang sengaja membuka lahan dengan cara membakar lahan,” ujar Kapten Karnilawati, Kamis (31/7/2025).
Proses pemadaman tidak mudah. Lokasi kebakaran tidak bisa dilalui kendaraan roda empat dan hanya dapat diakses menggunakan sepeda motor trail. Selain itu, tidak adanya sumber air di lokasi membuat proses pemadaman sempat terkendala.
Baca juga: Penanganan Karhutla di Riau, 4 Perusahaan Perkebunan Disegel “Namun kami tetap bersinergi dan berhasil mendapatkan sumber air yang bisa dimanfaatkan untuk pemadaman,” tambahnya.
Kini, seluruh titik hotspot di wilayah Koramil 01/Bangko dinyatakan padam. Kapten Karnilawati juga melaporkan bahwa saat ini tidak ada titik api yang aktif di Kabupaten Rohil.
“Alhamdulillah saat ini di Kabupaten Rohil tidak terdapat titik api. Kegiatan pemantauan wilayah dan sosialisasi senantiasa terus kami lakukan bersama Polri dan BPBD,” jelasnya.
Upaya yang dilakukan tidak hanya pemadaman, tetapi juga monitoring pascakebakaran, sosialisasi kepada masyarakat, dan pemasangan patok himbauan serta police line di titik-titik rawan kebakaran.
Kapten Karnilawati mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar, mengingat kondisi cuaca saat ini sangat panas dan rawan menimbulkan kebakaran besar. “Kami ucapkan terima kasih kepada semua unsur yang telah bersama-sama dalam melakukan pemadaman api,” ucapnya.
(cip)