floating-TikTok SEA Growth Summit...
TikTok SEA Growth Summit 2025 Tekankan Kolaborasi Kreator dan Publisher untuk Ekosistem Digital Sehat
TikTok SEA Growth Summit...
TikTok SEA Growth Summit 2025 Tekankan Kolaborasi Kreator dan Publisher untuk Ekosistem Digital Sehat
Rabu, 06 Agustus 2025 - 12:00 WIB
JAKARTA - Pada Rabu, 30 Juli 2025, TikTok menggelar “TikTok Southeast Asia Growth Summit 2025” untuk pertama kalinya di Asia Tenggara. Bertempat di Jakarta, Indonesia, forum kolaboratif ini mempertemukan kreator dan publisher dari seluruh kawasan untuk berbagi wawasan seputar tren konten, strategi pengembangan komunitas, serta berbagai solusi dan inovasi terbaru dari TikTok. Inisiatif ini mempertegas komitmen TikTok dalam mendorong pertumbuhan berkelanjutan bagi ekosistem kreator dan publisher di dalam platform.

Ratusan kreator dan publisher inspiratif dan berpengaruh dari sejumlah negara di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, turut berpartisipasi di acara ini. Berikut adalah sejumlah kreator dan publisher yang sukses mengembangkan akunnya dan tumbuh bersama TikTok, antara lain:

Berikut adalah sejumlah kreator dan publisher yang sukses mengembangkan akunnya dan tumbuh bersama TikTok, antara lain:

1. Tim Indonesia: Membangun Nasionalisme dan Interaksi dengan Penggemar melalui TikTok

Tim Indonesia merupakan delegasi resmi di bawah naungan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) yang mewakili Indonesia dalam ajang multi-olahraga internasional seperti Olimpiade, Asian Games, dan SEA Games.

Melalui akun resmi mereka di TikTok, @Timindonesiaofficial, Tim Indonesia rutin membagikan keseruan persiapan para atlet serta momen penting mereka saat berlaga di pertandingan regional maupun global.

Di awal tahun ini, Tim Indonesia resmi berkolaborasi dengan TikTok untuk memberikan pelatihan dasar terkait pembuatan konten dan kemampuan digital lainnya bagi para atlet. Program ini diharapkan dapat membantu Tim Indonesia membuat lebih banyak konten berkualitas dan menginspirasi bagi audiens di Indonesia maupun mancanegara. Penggemar Tim Indonesia di TikTok juga bisa mengunjungi laman khusus untuk mengetahui update terbaru dan membeli merchandise resmi melalui TikTok Shop by Tokopedia.

2. Farmiscooking: Kreator Kuliner Perkenalkan Sajian Khas dari Thailand kepada Dunia lewat TikTok

Thanyaporn Sanguanlosit (@farmiscooking) merupakan salah satu kreator kuliner terpopuler asal Thailand di TikTok. Sebagai kreator kuliner, Farm aktif membagikan berbagai hidangan kreasinya kepada lebih dari 1,4 juta pengikutnya di TikTok. Uniknya, ia belajar memasak secara otodidak bukan karena hobi, melainkan untuk meringankan beban ibunya yang memasak sehari-hari untuk seluruh anggota keluarga. Tidak disangka, beragam video kulinernya yang hangat dan menggugah selera berhasil menjangkau audiens dari berbagai penjuru Thailand hingga berhasil mengumpulkan lebih dari 50 juta likes di TikTok.

Selain menjadi konten kreator kuliner di TikTok, Farm juga merupakan salah satu kreator affiliate sukses di TikTok Shop. Ia secara alami mengintegrasikan peralatan masak, saus, dan bahan dapur ke dalam videonya, memungkinkan audiens untuk langsung “menonton dan berbelanja” sekaligus. Gayanya yang autentik dengan rambut merahnya yang ikonik dan gaya berceritanya yang hangat berhasil mendorong penjualan untuk beragam produk dari berbagai merek lokal dan internasional di bidang kuliner, peralatan dapur, dan gaya hidup.

Sebagai kreator TikTok, Farm berhasil meraih berbagai pencapaian, termasuk menjadi salah satu nominasi untuk kategori Food Creator of the Year 2024 di ajang TikTok Awards Thailand 2024, serta terpilih menjadi salah satu ambassador kampanye Siam Center Summer Feast Season 2.

3. Ubah Konten Jadi Aksi Nyata: Kreator TikTok Kumpulkan 10.000 Bibit Pohon untuk Lestarikan Alam Indonesia

Jerhemy Owen (@jerhemynemoo) adalah kreator TikTok yang konsisten mengangkat isu lingkungan dengan pendekatan kreatif dan membumi. Lewat gaya bercerita yang ringan, Owen terus menyampaikan pesan keberlanjutan dan informasi terkini seputar lingkungan kepada jutaan pengikutnya di TikTok.

Baru-baru ini, Owen meluncurkan kampanye bertajuk #WenanamPohon yang mengajak publik secara luas untuk ikut menanam pohon dengan cara membagikan video. Setiap 15 kali video unggahannya dibagikan, akan dikonversi menjadi satu pohon yang ditanam. Hasilnya, 10.000 bibit pohon berhasil dikumpulkan untuk ditanam di kawasan hulu Sungai Ciliwung, tepatnya di Desa Cibulao, Bogor, Jawa Barat.

Kampanye yang mendapat dukungan luas dari pemerintah, LSM, perusahaan/swasta, dan lebih dari 200 relawan ini menjadi bukti nyata bahwa platform digital seperti TikTok mampu mendorong aksi kolaboratif untuk pelestarian lingkungan. Owen juga aktif membangun kedekatan dengan 4,7 juta pengikutnya, termasuk melalui fitur TikTok Subscriptions, di mana sebagian dana yang terkumpul digunakan untuk mendukung berbagai inisiatif penghijauan yang ia inisiasi.

4. Lulusan Teknik Pangan: Kemas Edukasi STEM lewat Konten TikTok yang Menghibur dan Mudah Dipahami

Dennis Guido (@naktekpang) merupakan kreator konten lulusan teknik pangan yang dikenal karena kemampuannya mengemas ilmu dan kuliner dalam format yang seru dan mudah dipahami. Lewat eksperimen unik dan gaya bercerita yang menghibur, Dennis mengajak lebih dari 2,6 juta pengikutnya di TikTok untuk memahami sisi ilmiah dari makanan sehari-hari, mulai dari cara kerja minyak goreng, keamanan pangan, hingga fakta menarik di balik bahan makanan populer.

Untuk menyampaikan konsep teknik pangan secara menarik, Dennis sering menampilkan eksperimen kreatif, seperti saat membuat cokelat batangan dan kecap asin dari nol, hingga meracik sop buah menggunakan metode popping boba yang populer. Selain itu, ia juga rajin menyisipkan hasil uji laboratorium untuk mengungkap kandungan dan kualitas berbagai jenis makanan.

Sebagai kreator STEM (Sains, Teknologi, Rekayasa, dan Matematika) di TikTok, Dennis tidak hanya mengedukasi, tetapi juga menginspirasi generasi muda untuk lebih peduli terhadap ilmu di balik makanan yang mereka konsumsi. Baru-baru ini, Dennis juga memulai inisiatif bernama Sitoloka, sebuah gerakan sosial yang mendukung eksplorasi dan pembangunan ketahanan pangan berbasis potensi lokal. Gerakan ini terinspirasi dari perjalanannya ke Papua, yang tidak hanya mempertemukannya dengan kekayaan bahan pangan setempat, tetapi juga menggugah kesadarannya akan pentingnya kemandirian pangan di daerah.
(dra)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Ruben Onsu Soroti Live...
Ruben Onsu Soroti Live TikTok Anak hingga Malam Hari, Hak Asuh Jadi Pertimbangan Serius
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok