JAKARTA - Mantan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta
Teguh Setyabudi ditunjuk menjadi Komisaris Utama (Komut) PT
Food Station Tjipinang Jaya menggantikan Ronal Chandra. Penunjukan dilakukan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung-Rano Karno pada Selasa (5/8/2025).
"Selamat & Sukses atas Pelantikan Komisaris Utama. PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) beserta seluruh jajaran Komisaris, Direksi, dan Pegawai menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Bapak Teguh Setyabudi atas pelantikan sebagai Komisaris Utama Food Station," tulis laman Instagram @foodstation_jkt, dikutip Selasa (5/8/2025).
Kehadiran Teguh Setyabudi diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan hingga tata kelola perusahaan ke arah yang lebih baik. Saat ini, Teguh juga masih menjabat sebagai Dirjen Dukcapil Kemendagri.
Baca Juga: Dirut Food Station Tersangka Kasus Beras Oplosan Mengundurkan Diri Pramono Anung dan Rano Karno kompak meminta Teguh Setyabudi mampu membenahi PT Food Station Tjipinang Jaya seusai menjabat sebagai komut. Diketahui, Food Station baru saja kehilangan direktur utama (dirut) dan dua pimpinan lainnya seusai ditetapkan sebagai tersangka kasus beras oplosan.
"Pak Teguh ini saya dan Bang Doel yang memutuskan. Kenapa Pak Teguh? Memang dibutuhkan orang dengan kredibilitas dan juga track record yang mumpuni. Karena bagaimanapun persoalan FS Cipinang ini di luar dugaan saya dan Pak Wagub," ujar Pramono di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Selasa (5/8/2025).
Baca Juga: Profil Sahrin Hamid, Jubir Anies Baswedan yang Diangkat Menjadi Komisaris Jakpro Senada dengan Pramono, Rano Karno menekankan agar Teguh Setyabudi mampu membenahi PT Food Station Tjipinang Jaya. "Iya, tentu harus dibenahi. Karena itu ditempatkan orang yang benar," ujar Bang Doel, sapaan akrab Rano Karno.
Profil Teguh Setyabudi
Teguh lahir di Purwokerto, Jawa Tengah pada 8 Maret 1967. Dia merupakan Pj Gubernur DKI Jakarta masa jabatan 18 Oktober 2024 hingga 20 Februari 2025.
Teguh merupakan peraih gelar Doktor Ilmu Pemerintahan di Institut Ilmu Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dengan predikat cumlaude pada tahun 2020.
Sebelum meraih gelar doktor, Teguh merupakan lulusan Ilmu Pemerintah Universitas Gadjah Mada (UGM). Dia pernah dipercaya menjadi Ketua Senat Mahasiswa Fisipol UGM tahun 1987 hingga 1988. Teguh pada akhirnya lulus dengan predikat lulusan terbaik Fisipol UGM tahun 1991.
Setelah lulus, dia langsung diterima menjadi karyawan di Badan Diklat Departemen Dalam Negeri melalui program khusus. Pada tahun 1993, secara resmi Teguh Setyabudi berstatus sebagai PNS atau ASN.
Teguh kemudian melanjutkan studinya ke jenjang S2 dan sukses memperoleh gelar Magister Pendidikan (M.Pd) pada tahun 1997 dari IKIP Negeri Jakarta atau yang sekarang disebut Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
Teguh dipromosikan ke dalam jabatan eselon II sebagai Kepala Biro Umum Setjen Kemendagri tahun 2010. Setelah 3,5 tahun menjabat Kepala Biro Umum Kementerian Dalam Negeri, pada akhir tahun 2013 Teguh menduduki jabatan sebagai Direktur Penataan Daerah dan Otonomi Khusus Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri.
Pada tahun 2016, Teguh dilantik sebagai Kepala BPSDM Kemendagri. Dua tahun kemudian, dia mendapat amanah dan kepercayaan untuk mengemban tugas sebagai Pj Gubernur Sulawesi Tenggara.
Pada tahun 2020, Teguh dipercaya menjabat Pjs Gubernur Kalimantan Utara. Setelah itu, dia ditunjuk mengemban amanah sebagai Anggota Dewan Pengawas PAM JAYA tahun 2022.
Teguh kemudian diangkat menjadi Dirjen Dukcapil Kemendagri menggantikan Prof Zudan Arif Fakrulloh pada Maret 2023. Jabatan tersebut diembannya hingga kini.
(zik)