floating-Ironis, Mesir Teken...
Ironis, Mesir Teken Kesepakatan Impor Gas dari Israel Senilai Rp570 Triliun
Ironis, Mesir Teken...
Ironis, Mesir Teken Kesepakatan Impor Gas dari Israel Senilai Rp570 Triliun
Jum'at, 08 Agustus 2025 - 16:45 WIB
TEL AVIV - Israel telah mengumumkan penandatanganan perjanjian besar senilai USD35 miliar (Rp570 triliun) untuk mengekspor gas alam ke Mesir. Kesepakatan yang dilakukan Mesir dan Israel itu sangat ironis karena terjadi di tengah genosida yang dilakukan rezim Zionis terhadap warga Palestina di Gaza.

Kesepakatan dengan Mesir itu digambarkan sebagai "yang terbesar dalam sejarah Israel," menurut Menteri Energi Israel, Eli Cohen.

NewMed Energy, mitra di ladang gas Leviathan yang diduduki Israel, mengatakan kesepakatan tersebut mencakup penjualan sekitar 130 miliar meter kubik gas alam ke Mesir hingga tahun 2040, atau hingga total jumlah yang dikontrakkan terkirim.

Dalam unggahan di media sosial pada hari Kamis, Cohen mengatakan penandatanganan kesepakatan gas terbesar dalam sejarah ini merupakan perkembangan penting dalam hal keamanan, politik, dan ekonomi.

Ia menambahkan hal ini memperkuat posisi Israel sebagai kekuatan energi regional terkemuka yang diandalkan dan dibutuhkan negara-negara tetangga.

Menurut dia, ini juga merupakan berita baik bagi perekonomian, karena miliaran dolar akan mengalir ke kas negara, lapangan kerja baru akan tercipta, dan perekonomian akan terdukung.

Otoritas penyiaran publik Israel melaporkan, "Kesepakatan ini merupakan tambahan dari perjanjian ekspor sebelumnya yang ditandatangani pada tahun 2019, yang mencakup 60 miliar meter kubik, yang berarti volume ekspor ke Mesir akan meningkat tiga kali lipat."

Hingga saat ini, Israel telah membunuh lebih dari 61.000 warga Palestina di Gaza. Sebagian besar korban tewas adalah wanita dan anak-anak.

Negara-negara Arab bukannya menerapkan sanksi keras pada Israel tapi justru memperkuat kerja sama ekonomi dengan rezim Zionis itu.

Baca juga: Hamas: Kesepakatan Gencatan Senjata dengan Israel Hampir Tercapai, Runtuh Akibat Keputusan Netanyahu
(sya)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan