floating-Tokoh Bisnis dan Pemangku...
Tokoh Bisnis dan Pemangku Kepentingan Mendorong Digitalisasi dan Ekspansi UMKM Indonesia
Tokoh Bisnis dan Pemangku...
Tokoh Bisnis dan Pemangku Kepentingan Mendorong Digitalisasi dan Ekspansi UMKM Indonesia
Sabtu, 09 Agustus 2025 - 11:41 WIB
JAKARTA - Dalam satu dekade terakhir, Indonesia telah memasuki fase penting dalam evolusi ekonomi digital . Proyeksi kontribusi hingga USD2 triliun pada tahun 2045 menandai urgensi transformasi sistem bisnis nasional yang tidak hanya adaptif terhadap teknologi, tetapi juga berakar kuat pada warisan bisnis yang telah teruji.

Namun adaptasi teknologi tidak berarti meninggalkan legacy. Sebaliknya, kekuatan bisnis yang telah terbentuk selama bertahun-tahun perlu dioptimalkan melalui inovasi dan digitalisasi agar tetap relevan, berdaya saing, dan siap bersaing di pasar global.

Paper UNFOLD, persembahan dari platform teknologi finansial berbasis invoicing dan pembayaran bisnis, hadir sebagai forum kolaboratif yang menyatukan pelaku industri, pembuat kebijakan, serta pemimpin teknologi dalam satu panggung. Acara ini akan diselenggarakan pada 15 Oktober 2025 di The Kasablanka, Jakarta, mengusung tema: “Rooted in Legacy, Rising with Technology.”

Baca Juga: Konferensi Bisnis: Investasi Penting untuk Jangka Panjang Perusahaan

Dengan semangat smart business isn’t new, it’s evolved, Paper.id mengambil peran sebagai katalis, mempertemukan pelaku usaha dengan solusi fi nansial digital yang nyata, relevan, dan berdampak.

“Kami percaya bahwa warisan bisnis yang kuat tak lekang oleh waktu, selama mampu beradaptasi. Digitalisasi bukan tentang meninggalkan masa lalu, tetapi tentang mengangkat kembali nilai-nilai yang telah teruji untuk tumbuh lebih strategis. Paper UNFOLD adalah panggung untuk membuka potensi itu bersama-sama,” ujar Co-Founder & CEO Paper.id, Yosia Sugialam.

Tokoh Bisnis dan Pemangku...


Dukungan Strategis dari Pemerintah dan Inovator Industri

Di tengah kompleksitas pasar dan dinamika teknologi yang terus berubah, Paper UNFOLD hadir sebagai ruang diskusi lintas sektor yang mempertemukan pemilik bisnis, regulator, investor, dan inovator teknologi dalam skala nasional. Lebih dari 1.000 peserta dari berbagai industri akan hadir untuk saling bertukar wawasan, menjalin kolaborasi bersama menghadapi tantangan era digital.

Dukungan penuh juga datang dari pemerintah, yang akan diwakili oleh: Teuku Riefky Harsya (Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia), Meutya Viada Hafi d (Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia), serta Maman Abdurrahman (Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia). Ketiganya akan menyampaikan kebijakan strategis pemerintah untuk mempercepat digitalisasi, mendorong ekspansi bisnis berbasis teknologi, dan memperkuat daya saing UMKM secara global.

Baca Juga: Digitalisasi UMKM Jadi Kunci Pemulihan Ekonomi Nasional

Selain itu, konferensi ini juga akan diisi oleh jajaran pembicara berpengaruh seperti Hendra Tanumihardja (Direktur BCA), Corina Leyla Karnalies (Direktur Consumer Banking BNI), Ratna Kartadjoemena (Chairperson of Paloma Sjahrir Foundation), Hetty Awi (Founder 3MONGKIS), Vincent Liyanto (Tax Expert & Business Consultant CEO Abadi Premium Consultant), Vinsen Adhitya (Co-Founder & COO Big Alpha).

Ditambah serta pimpinan dari VISA, ALTO Network, dan lainnya yang akan berbagi wawasan tentang sistem pembayaran digital, ekspansi lintas negara, dan kepatuhan pajak yang lebih cerdas. Pemilik bisnis dari berbagai sektor termasuk F&B, ritel, hingga manufaktur juga akan membagikan pengalaman nyata mereka dalam mengintegrasikan teknologi untuk mendorong efi siensi, pertumbuhan, dan keberlanjutan.

Lebih dari Sekadar Konferensi Bisnis

Selama satu hari penuh, peserta akan disuguhkan berbagai sesi inspiratif dan aplikatif seperti “Smart Payments for Real Growth”, “Women of Impact”, hingga “Grow Right, Stay Right: Tax Strategies for Scaling Smart”. Setiap sesi dirancang untuk mempertemukan perspektif lintas industri dalam merespons tantangan nyata dan membuka potensi baru melalui sinergi antara teknologi dan strategi bisnis.

“Paper UNFOLD bukan sekadar konferensi biasa, ini adalah ruang pengalaman dan kolaborasi nyata antar pelaku usaha lintas generasi. Kami merancangnya sebagai gerakan kolektif untuk membuka peluang baru bagi bisnis Indonesia, bukan hanya dengan teknologi, tetapi melalui kolaborasi yang lebih inklusif dan transformatif,” tambah Head of Marketing Paper.id, Nadya Prasetyo.

Tiket Paper UNFOLD 2025 mulai tersedia untuk publik pada 11 Agustus 2025 melalui platform GOERS. Paper mengundang para pelaku usaha, profesional keuangan, inovator teknologi, hingga pemangku kepentingan untuk hadir dan menjadi bagian dari perjalanan menuju masa depan bisnis Indonesia yang lebih cerdas, terkoneksi, dan berkelanjutan.
(akr)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Jakarta Night Market...
Jakarta Night Market Glodok Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Raup Untung Besar
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut