floating-SIG Bangun Fasilitas...
SIG Bangun Fasilitas Air Bersih untuk 94 Keluarga di Tuban
SIG Bangun Fasilitas...
SIG Bangun Fasilitas Air Bersih untuk 94 Keluarga di Tuban
Senin, 11 Agustus 2025 - 18:45 WIB
JAKARTA - Selama puluhan tahun, warga Dusun Bulu dan Dusun Mah Beser di Desa Tuwiri Kulon, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur menghadapi tantangan mendapatkan akses air bersih. Keterbatasan sumber, kondisi air tanah yang sangat dalam, serta jarak sumber air permukaan yang jauh, membuat mereka bergantung pada air hujan yang ditampung saat musim penghujan dan harus membeli air dari mobil tangki di musim kemarau.

Menjawab kebutuhan fundamental tersebut, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mengambil langkah konkret melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Perusahaan membangun sarana dan prasarana air bersih, meliputi tandon air atas berkapasitas 12.000 liter, tandon air bawah 8.000 liter, serta pipanisasi sepanjang 2 kilometer yang dilengkapi sistem distribusi langsung ke rumah-rumah warga.

Bantuan tersebut menjadi solusi efektif yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya di dua dusun yang selama ini akrab dengan krisis air bersih.

Kepala Desa Tuwiri Kulon, Dasmiyati, menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi SIG yang dinilai konsisten dalam memberikan perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Berkat inisiatif SIG, warganya kini dapat menikmati kemudahan akses air bersih yang tersalurkan langsung hingga ke dalam rumah.

"Kami, atas nama pemerintah desa dan seluruh masyarakat Tuwiri Kulon, mengucapkan terima kasih kepada SIG. Kehadiran SIG tidak hanya sebagai pelaku industri, tetapi juga sebagai mitra pembangunan desa yang aktif mendampingi masyarakat," ujar Dasmiyati dalam keterangan tertulis, Senin (11/8).

Baca Juga: SIG Catatkan Pendapatan Konsolidasian Rp15,61 Triliun di Semester I-2025

Dasmiyati menambahkan, sebelumnya warga harus mengeluarkan biaya cukup besar untuk membeli air bersih. Setiap bulan, mereka membutuhkan hingga empat tangki air berkapasitas 5.000 liter untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk untuk ternak.

"Kini, dengan adanya sumur bor, serta bantuan tandon air dan jaringan pipa dari SIG, warga hanya perlu membayar iuran bulanan yang jauh lebih murah. Saat ini, sudah 94 kepala keluarga merasakan manfaat langsung dari program ini," jelas Dasmiyati.

Pengadaan sarana dan prasarana air bersih ini dijalankan melalui skema pembiayaan bersama. Pengeboran sumur didanai oleh Dana Desa (DD), sementara sistem pipanisasi hingga ke rumah warga difasilitasi oleh program TJSL dari SIG. Fasilitas air bersih ini kemudian dikelola oleh Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) untuk memastikan operasional dan keberlanjutannya terjaga.

Dampak positif juga dirasakan langsung oleh warga, salah satunya Rasidan (77 tahun), penduduk Dusun Bulu. Ia mengungkapkan rasa syukurnya atas fasilitas air bersih yang kini mengalir langsung ke rumahnya.

"Dulu kami harus beli air, itu mahal. Tapi sekarang air sudah mengalir ke rumah dan biayanya sangat ringan. Terima kasih banyak kepada SIG dan pemerintah desa yang telah memperjuangkan ini untuk kami para warga," tutur Rasidan.

Sementara, Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, mengatakan SIG senantiasa menjalankan program TJSL secara terukur dan berkelanjutan. Pendekatan kolaboratif dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah desa dan masyarakat, menjadi kunci agar setiap program yang dijalankan benar-benar menjangkau masyarakat dan menciptakan dampak jangka panjang.

Baca Juga: SIG Dongkrak Kapasitas Panel Surya hingga 6 Kali Lipat Jadi 6,5 MWp

Ia berharap, infrastruktur air bersih ini tidak hanya dimanfaatkan secara optimal, tetapi juga dijaga dan dikembangkan secara berkelanjutan demi keberlangsungan generasi berikutnya.

"SIG tidak hanya berfokus pada operasional bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk turut membangun kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Akses terhadap air bersih adalah kebutuhan dasar yang menjadi prioritas dalam mendukung kesehatan, produktivitas, dan kesejahteraan warga," ungkap Vita Mahreyni.
(nng)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
UNJ Berkolaborasi dengan...
UNJ Berkolaborasi dengan DMI Perkuat Gerakan Air Bersih untuk Jakarta
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
Air Bersih dan Sampah...
Air Bersih dan Sampah Ancam Wisata KLU, Legislator Perindo Desak Pembenahan Tiga Gili