floating-4 Jenderal TNI Asli...
4 Jenderal TNI Asli Solo, Nomor Terakhir Baru Diangkat Jadi Wakil Panglima TNI
4 Jenderal TNI Asli...
4 Jenderal TNI Asli Solo, Nomor Terakhir Baru Diangkat Jadi Wakil Panglima TNI
Jum'at, 15 Agustus 2025 - 07:21 WIB
JAKARTA - Jenderal TNI asli Solo atau Surakarta, Jawa Tengah menarik untuk diulas. Selama meniti karier milternya, para perwira tinggi (Pati) bintang empat tersebut menduduki sejumlah jabatan strategis di institusi TNI.

Beberapa di antaranya ada yang menduduki puncak karier militer di matra darat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Bahkan, ada yang sampai menduduki jabatan pimpinan institusi TNI sebagai Wakil Panglima TNI hingga Panglima TNI.

Berikut ini Profil Jenderal TNI asli Solo:

4 Jenderal TNI Asli...


1. Jenderal TNI (HOR) (Purn) Djatikoesoemo

Pria dengan nama lengkap Goesti Pangeran Harjo Djatikoesoemo ini lahir pada 1 Juli 1917 di Solo atau Surakarta, Jawa Tengah. Dia merupakan Kepala Staf Angkatan Darat pertama dengan masa bakti 1948-1949.

Djatikoesoemo merupakan putra Sri Susuhunan Pakubuwono X, Raja Keraton Surakarta yang memerintah sejak 29 Desember 1866 hingga 20 Februari 1936. Ibunya bernama RA Kinorukasi.

Meski anak raja, tapi Djatikusumo yang bernama kecil Bendoro Raden Mas Subandono, tidak hidup di dalam istana. Ia dititipkan di keluarga Belanda. Djatikoesoemo mengikuti pendidikan militer pada zaman Belanda di Corps Opleiding Reserve Officieren (CORO). Pada 1942, ia ditugaskan untuk bertempur melawan tentara Jepang di Ciater, Jawa Barat.

Setelah Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang, Djatikoesoemo melanjutkan pendidikan militernya di Jawa oei Kanbu Giyugun Resentai. Pendidikan itu dibangun oleh Jepang dengan tujuan melatih calon perwira Tentara Pembela Tanah Air.

Namun, setelah proklamasi kemerdekaan ia memilih bergabung ke dalam Badan Keamanan Rakyat (BKR). Dengan disiplin ilmu sipil dan militer yang dimiliki, Djatikusumo dipercaya menjadi Kepala Biro Perancang Operasi Militer Kementerian Pertahanan di Jakarta sejak Agustus 1950 hingga Maret 1952.

Selanjutnya ia diangkat sebagai Komandan SSKAD di Bandung yang sekarang bernama Seskoad sejak April 1952. Pada 1956 sampai Agustus 1968, Djatikusumo menjabat Direktur Zeni Angkatan Darat di Jakarta dengan pangkat Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI.

Jabatan rangkap lagi-lagi dipercayakan kepada Djatikusumo. Ia diangkat sebagai Koordinator Operasi Militer di Sumatera Utara dan Ketua Tim Pengatur Penempatan Kontingen Pasukan Indonesia di United Nations Emergency Forces (UNEF) di Kairo, Mesir. Jabatan Direktur Zeni Angkatan Darat merupakan jabatan terakhir Djatikusumo di dunia militer.

4 Jenderal TNI Asli...


2. Jenderal TNI (Purn) Daryatmo

Jenderal TNI Purnawirawan Daryatmo lahir di Solo pada 18 Juni 1925. Daryatmo menjalani pendidikan militer di Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Darat (SSKAD).

Daryatmo kemudian melanjutkan pendidikan di luar negeri yaitu US Command and General Staff College di Amerika Serikat. Dalam kariernya di dunia militer, Daryatmo pernah memimpin penumpasan pemberontakan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) di Sumatera dan menjadi bawahan Jenderal Ahmad Yani.

Jabatan militer yang pernah ia duduki adalah Komandan Kompi Badan Keamanan Rakyat (BKR), Kepala Bagian Siasat BKR, Komandan Batalyon 4 Resimen 22, Komandan Batalyon 7 Resimen 21 di Yogyakarta, Kepala Staf Resimen, Panglima Komando Daerah Militer II/Bukit Barisan (1 Agustus 1963 – 29 Oktober 1965), Asisten 4/Logistik Menteri/Panglima Angkatan Darat

Kepala Staf Komando Operasi Pemulihan Keamanan dan Ketertiban, hingga Dir-Hub TNI AD pada 1959. Daryatmo juga pernah menjabat sebagai Ketua DPR/MPR periode 1978-1982 menggantikan Adam Malik yang diangkat menjadi Wakil Presiden (Wapres).

4 Jenderal TNI Asli...


3. Jenderal TNI Purn Djoko Santoso

Djoko Santoso merupakan Jenderal TNI Purnawirawan yang lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 8 September 1952. Ayahnya berprofesi sebagai seorang guru. Setelah menyelesaikan sekolah di SMA Negeri 1 Surakarta, anak pertama dari sembilan bersaudara itu masuk ke Akademi Militer (Akmil) 1975.

Djoko mengawali jabatan militer sebagai Danton-I/A/121/II pada 1976. Dalam perjalanannya Djoko dipercaya menjadi Waassospol Kassospol ABRI pada 1998. Jabatan yang membuatnya pecah bintang menjadi Brigjen TNI.

Bintang emas di pundaknya bertambah usai ditunjuk menjadi Panglima Divisi Infanteri 2/Kostrad pada 2001, Panglima Kodam XVI/Pattimura pada 2002, dan Panglima Kodam Jayakarta.

Tidak hanya itu, Djoko juga dipercaya menjadi Wakil KSAD, kemudian Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada 2005–2007 puncak kerier tertinggi bagi Angkatan Darat. Puncaknya, Djoko Santoso menjabat sebagai Panglima TNI di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) 28 Desember 2007 hingga 28 September 2010.

Seusai meninggalkan karier militer, Djoko menggeluti dunia politik. Dia memilih bergabung dengan Partai Gerindra dan menjabat Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra.

4 Jenderal TNI Asli...


4. Jenderal TNI Tandyo Budi Revita

Jenderal TNI Tandyo Budi Revita juga merupakan Jenderal asli Solo. Dia lahir pada 21 Februari 1969 di Surakarta, Jawa Tengah. Dia baru saja ditunjuk untuk menduduki jabatan sebagai Wakil Panglima TNI oleh Presiden Prabowo Subianto pada Minggu, 10 Agustus 2025.

Tandyo Budi Revita merupakan seangkatan dengan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Tandyo dan Agus sama-sama lulusan Akmil 1991.

Karier militer Tandyo Budi Revita diawali dengan menjabat sebagai Dan Tim Khusus Combat Intelligence (CI) Yonif Linud 330/Tri Dharma pada 1995. Kemudian menjabat sebagai Danyonif Linud 330/Tri Dharma pada 2011.

Jabatan lain yang pernah dia emban adalah Danbrigif Linud 17/Kujang I (2011-2012), Asops Kasdam VII/Wirabuana (2014), Danrindam IX/Udayana (2015), Danmentar Akmil (2015), Danrem 142/Taroada Tarogau (2016). Selanjutnya, Paban III/Sopsad (2017-2018).

Paban III/Latga Sops TNI (2018), Dir Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan (2018-2019), Dirrah Komhan Ditjen Strahan Kemhan (2019-2021), Kabadiklat Kemhan (2021-2023), Pangdam IV/Diponegoro (2023-2024), dan Wakasad (2024—2025).
(cip)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
Jabat Wakil Kepala BGN,...
Jabat Wakil Kepala BGN, Mayjen Trenggono Ajukan Pensiun Dini dari TNI
Profil Mayjen TNI Trenggono,...
Profil Mayjen TNI Trenggono, Jenderal Jebolan Akmil 1993 yang Kini Jabat Wakil Kepala BGN