JAKARTA -
Penyakit ginjal sering sulit dideteksi pada tahap awal, namun ada tanda-tanda yang bisa terlihat di wajah dan leher. Ini merupakan kondisi ketika fungsi ginjal mengalami kerusakan sehingga organ ini tidak mampu menyaring darah secara optimal.
Akibatnya, terjadi penumpukan racun dan cairan dalam tubuh. Kondisi ini bisa muncul secara mendadak (akut) maupun berkembang secara perlahan (kronis). Pada tahap lanjut, penyakit
ginjal kronis dapat berujung pada gagal ginjal yang umumnya sulit disembuhkan.
Karena gejala awalnya sering samar, penting untuk mengenali tanda-tanda yang bisa terlihat dari wajah maupun leher. Berikut adalah lima gejala penyakit ginjal yang perlu diwaspadai dilansir dari Times of India, Sabtu (23/8/2025).
5 Gejala Penyakit Ginjal yang Terlihat di Wajah dan Leher
Baca Juga: 7 Gejala Awal Penyakit Ginjal yang Terlihat dari Kondisi Kaki dan Tangan 1. Wajah Bengkak
Salah satu gejala awal penyakit ginjal adalah wajah tampak bengkak akibat penumpukan cairan dalam tubuh. Kondisi ini terjadi karena ginjal tidak mampu membuang kelebihan cairan dengan baik. Biasanya, pembengkakan terlihat jelas di sekitar mata dan pipi, terutama saat bangun tidur di pagi hari. Kulit wajah terasa tegang dan kurang elastis.
Seiring waktu, pembengkakan dapat meluas hingga ke tangan, kaki, dan pergelangan. Jika wajah sering bengkak tanpa alasan jelas dan tidak membaik dengan sendirinya, hal ini patut dicurigai sebagai tanda gangguan ginjal.
2. Warna Kulit Pucat atau Kekuningan
Kerusakan ginjal dapat memengaruhi kesehatan kulit, khususnya di wajah dan leher. Penumpukan racun dalam darah membuat kulit terlihat lebih pucat, keabu-abuan, atau kekuningan. Selain itu, tekstur kulit juga ikut berubah, menjadi kering, kasar, bahkan bersisik.
Hal ini terjadi karena ginjal gagal menjaga keseimbangan nutrisi dan elektrolit tubuh. Pada penderita penyakit ginjal kronis, perubahan warna kulit biasanya muncul secara perlahan namun semakin jelas dari waktu ke waktu. Jika wajah dan leher tampak tidak segar, pucat, atau menguning, pemeriksaan medis sangat disarankan.
Baca Juga: Waspada! 5 Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa Picu Gagal Ginjal Tanpa Disadari 3. Kulit Gatal dan Muncul Bintik Merah
Pasien dengan penyakit ginjal stadium lanjut sering mengalami rasa gatal hebat pada kulit, terutama di area wajah dan leher. Dalam istilah medis, kondisi ini disebut pruritus. Gatal berlebihan dapat menimbulkan bintik merah, ruam, atau benjolan kecil.
Bahkan, akibat garukan terus-menerus, kulit bisa lecet hingga menimbulkan luka atau infeksi. Rasa gatal ini disebabkan karena limbah dan mineral menumpuk di dalam tubuh sehingga merangsang ujung saraf pada kulit. Jika wajah dan leher sering gatal disertai bintik-bintik merah, jangan diabaikan karena bisa jadi itu tanda gangguan ginjal.
4. Lingkaran Hitam di Bawah Mata
Lingkaran hitam atau mata panda tidak selalu disebabkan oleh kurang tidur. Dalam banyak kasus, munculnya lingkaran hitam di bawah mata bisa menandakan adanya masalah pada ginjal. Fungsi ginjal yang menurun menyebabkan retensi cairan dan penumpukan racun sehingga kulit tipis di sekitar mata menjadi gelap dan bengkak.
Kondisi ini bisa menyerupai memar kecil di bawah mata. Jika lingkaran hitam muncul tiba-tiba, semakin gelap, dan disertai gejala lain seperti wajah bengkak atau cepat lelah, ada baiknya segera memeriksakan kesehatan ginjal.
Baca Juga: 4 Perbedaan Nyeri Batu Ginjal dan Punggung Biasa, Jangan Salah Kira! 5. Vena Leher Membengkak atau Menonjol
Pada tahap lanjut, penyakit ginjal dapat menyebabkan tubuh menahan cairan berlebih yang berdampak pada sistem peredaran darah. Salah satu tanda yang terlihat adalah pembengkakan vena di leher atau distensi vena jugularis.
Kondisi ini terjadi karena tekanan pada pembuluh darah meningkat akibat ketidakseimbangan cairan. Vena leher yang tampak menonjol biasanya terlihat saat seseorang berbaring atau melakukan aktivitas fisik. Jika pembuluh darah di leher terlihat membengkak dan menonjol, segera lakukan pemeriksaan medis karena hal ini bisa menandakan adanya gangguan serius pada ginjal maupun jantung.
(dra)