floating-Kudeta di Pasar Smartphone...
Kudeta di Pasar Smartphone China! Huawei Rebut Takhta, Nasib vivo, Oppo & Apple di Ujung Tanduk
Kudeta di Pasar Smartphone...
Kudeta di Pasar Smartphone China! Huawei Rebut Takhta, Nasib vivo, Oppo & Apple di Ujung Tanduk
Senin, 25 Agustus 2025 - 11:08 WIB
CHINA - Huawei—raksasa yang beberapa tahun lalu nyaris lumpuh akibat sanksi Amerika—telah bangkit dari keterpurukan dan secara resmi merebut kembali mahkota sebagai raja smartphone di negaranya sendiri.

Kemenangan dramatis ini terjadi di tengah pasar yang sedang lesu, turun 4% pada kuartal kedua 2025.

Di arena di mana setiap penjualan adalah pertarungan hidup-mati, kebangkitan Huawei telah memakan korban: vivo terguling dari takhtanya, Oppo terseok-seok, dan bahkan raksasa global Apple harus rela terlempar ke posisi kelima.

Sang Raja yang Bangkit dari Kematian: Senjata Rahasia Huawei

Jadi, siapa penguasa pasar smartphone China saat ini? Jawabannya adalah Huawei, dengan pangsa pasar dominan sebesar 18% dan total pengiriman 12,2 juta unit. Di saat para pesaingnya mengalami penurunan, Huawei justru mencatatkan pertumbuhan fenomenal sebesar 15% dari tahun sebelumnya.

Senjata rahasia di balik kebangkitan mereka bukanlah sekadar perangkat keras yang canggih. Senjata itu bernama HarmonyOS 5.0, sistem operasi buatan mereka sendiri.

Dengan meluncurkan seri Nova 14 yang sepenuhnya berjalan di atas HarmonyOS, Huawei tidak lagi hanya menjual ponsel; mereka menjual sebuah ekosistem mandiri yang dibangun di atas fondasi inovasi dalam negeri dan sentimen kebanggaan nasional yang kuat.

Nasib Para Pesaing: Terguling, Terseok, dan Tersingkir

Kebangkitan Huawei secara langsung memukul para rivalnya:

vivo: Sang juara bertahan harus rela turun ke posisi kedua dengan pangsa pasar 17%, mengalami penurunan penjualan menyakitkan sebesar -10%.

Oppo: Bertahan di posisi ketiga dengan pangsa pasar 16%, namun juga mengalami penurunan -5%.

Apple: Inilah kejutan terbesarnya. Raksasa dari Cupertino ini terlempar ke posisi kelima dengan pangsa pasar 15%.

Meskipun penjualannya sedikit tumbuh 4%, mereka kalah telak dalam perebutan posisi. Salah satu penyebabnya?

Harga iPhone 16 yang premium membuatnya tidak memenuhi syarat untuk banyak program subsidi pemerintah China, sebuah pelajaran pahit bahwa di Tiongkok, kebijakan lokal bisa mengalahkan kekuatan merek global.

Amber Liu, seorang analis dari lembaga riset pasar Canalys, memberikan analisisnya.

"Kuartal ini adalah potret sempurna dari pasar China yang baru. Kebangkitan Huawei, yang didorong oleh ekosistem HarmonyOS dan sentimen nasional, telah merombak total peta persaingan. Program subsidi pemerintah juga memainkan peran besar, dan Apple menjadi 'korban' dari kebijakan ini karena posisi harganya. Ke depan, ini bukan lagi pertarungan spesifikasi, tapi pertarungan ekosistem dan strategi harga yang cerdas."

Xiaomi, Si Kuda Hitam yang Bermain Catur

Di tengah kekacauan ini, Xiaomi yang berada di posisi keempat dengan pangsa pasar 15% menunjukkan strategi yang berbeda. Mereka terus tumbuh stabil dan kini mulai memamerkan senjata jangka panjang mereka: chipset buatan sendiri XRing O1 dan visi ekosistem "Human x Car x Home".

Xiaomi tidak hanya ingin memenangkan pertarungan ponsel; mereka ingin menguasai seluruh gaya hidup digital penggunanya.

Pada akhirnya, pertempuran di pasar smartphone China 2025 telah memasuki babak baru yang dramatis.

Kembalinya Huawei ke puncak takhta adalah sebuah kisah epik tentang ketahanan. Namun perang masih jauh dari kata usai. Para pesaing kini dipaksa untuk memikirkan ulang strategi mereka jika tidak ingin terus tergerus oleh sang raja yangtelahkembali.
(dan)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Huawei Luncurkan MPV...
Huawei Luncurkan MPV Supermewah ala Rolls-Royce
HUAWEI WATCH FIT 5 Series...
HUAWEI WATCH FIT 5 Series Bawa Diabetes Risk Study dan Ultra Sports Tracking
1 dari 9 Orang Indonesia...
1 dari 9 Orang Indonesia Kena Diabetes, Huawei Bawa Solusi di Pergelangan Tangan
Harga BBM SPBU Swasta...
Harga BBM SPBU Swasta Meroket, Solar Milik Vivo dan BP Tembus Rp30.890 per Liter