SURABAYA - Panggung pameran otomotif GIIAS Surabaya 2025 hari ini menjadi saksi dari sebuah momen penting. Untuk pertama kalinya, Denza—merek mobil listrik premium yang berada di bawah naungan sang raksasa BYD—secara resmi menjejakkan kakinya di hadapan publik Jawa Timur.
Ini bukanlah sekadar debut biasa. Kehadiran Denza di Kota Pahlawan adalah sebuah deklarasi, sebuah simbol komitmen bahwa era baru kemewahan yang cerdas, canggih, dan berkelanjutan kini telah tiba di gerbang salah satu pasar otomotif terbesar di Indonesia.
Di Balik Kedatangan Sang 'Pangeran'
Langkah Denza untuk melakukan debut regionalnya di Surabaya adalah sebuah langkah yang sangat diperhitungkan. Di balik keputusan ini, berdiri sang "kakak" yang sudah lebih dulu menjadi kaisar: BYD.
Hingga semester pertama 2025, duet maut BYD dan Denza telah mencatatkan total penjualan fenomenal lebih dari 22.600 unit di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, Denza sendiri telah membuktikan diri sebagai "pangeran" baru di segmen premium dengan membukukan penjualan lebih dari 6.200 unit.
Kekuatan mereka di Jawa Timur pun tak bisa dipandang sebelah mata. Di wilayah ini saja, duet BYD dan Denza telah berhasil menjual lebih dari 800 unit, secara efektif mengukuhkan posisi mereka sebagai pemimpin pasar mobil listrik di kawasan ini.
Melihat potensi besar ini, Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, menegaskan bahwa kehadiran Denza di Surabaya adalah sebuah langkah strategis.
“Debut Denza di Jawa Timur melalui GIIAS Surabaya 2025 merupakan langkah strategis kami. Jawa Timur sebagai pasar otomotif yang besar dan dinamis sangat potensial untuk mempercepat adopsi mobil listrik, dan kami bangga dapat menjadi bagian dari transformasi ini. Denza hadir untuk mendefinisikan ulang kemewahan,” ujar Eagle Zhao.
Bukan Sekadar Menjual Mobil, Tapi Membangun Kerajaan
Secara total, "kerajaan" BYD dan Denza kini menguasai 54% pangsa pasar mobil listrik di seluruh Indonesia. Kehadiran Denza menjadi pelengkap sempurna, mengisi segmen premium yang selama ini didominasi oleh merek-merek Eropa.
Namun, kehadiran di pameran hanyalah langkah awal. Denza tidak datang ke Surabaya hanya untuk "numpang lewat". Mereka datang untuk membangun sebuah basis kekuatan jangka panjang.
Luther Panjaitan, Head of Public & Government Relations PT BYD Indonesia, mengonfirmasi rencana besar ini.
“Pembangunan jaringan diler Denza akan terus diperluas. Untuk mendukung pertumbuhan pasar kendaraan listrik di wilayah Jawa Timur, Denza akan segera menghadirkan showroom dan layanan purna jualnya di kota Surabaya.
Ekspansi jaringan ini akan terus berkembang,” ujar Luther.
Pernyataan ini adalah sebuah janji. Setelah pameran usai, Denza akan tetap tinggal, membangun showroom permanen dan pusat layanan untuk memastikan para pemilik mobil di Jawa Timur mendapatkan pengalaman kepemilikan premium yang sesungguhnya.
Masa Depan Kemewahan Telah Tiba
Pada akhirnya, debut Denza di GIIAS Surabaya adalah lebih dari sekadar peluncuran merek. Ini adalah sebuah penegasan bahwa pilihan mobil listrik premium kini tidak lagi terbatas.
Dengan perpaduan antara teknologi mutakhir dari BYD dan sentuhan kemewahan yang elegan, Denza siap menawarkan sebuah standar baru bagi para "sultan" di Jawa Timur yang menginginkan sebuah kendaraan yang tidak hanya berkelas, tetapi juga cerdas dan bertanggung jawab. Era baru kemewahan di jalanan Surabaya telahresmidimulai.
(dan)