WASHINGTON - Dunia Mixed Martial Arts (MMA) bakal mencatat sejarah baru. CEO
UFC ,
Dana White , secara resmi mengonfirmasi bahwa ajang pertarungan UFC akan digelar di Gedung Putih, kediaman resmi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump
Pengumuman mengejutkan ini disampaikan langsung Dana White melalui siaran langsung di media sosial. Ia menyatakan bahwa rencana bersejarah ini telah disepakati setelah pertemuannya di Gedung Putih, yang disebutnya berjalan sempurna.
"Laga di Gedung Putih resmi terlaksana. Ini akan luar biasa. Pertarungan di Gedung Putih sudah pasti," ujar Dana White dikutip dari GiveMeSport, Sabtu (30/8/2025).
Baca Juga: Satu Malam, Dua Sejarah! UFC 322 Sajikan Duel Monster Perebutan Sabuk Juara Acara yang disebut-sebut sebagai yang pertama dalam sejarah olahraga profesional di kawasan Gedung Putih ini rencananya akan digelar pada 4 Juli 2026. Tanggal tersebut dipilih secara khusus untuk merayakan ulang tahun ke-250 kemerdekaan Amerika Serikat.
Meskipun detail seperti daftar petarung belum diumumkan, Dana White memastikan bahwa tantangan logistik, termasuk bobot octagon yang mencapai lebih dari 11 ton dan masalah cuaca, telah berhasil diatasi. Rencananya, pertarungan ini akan dilangsungkan di South Lawn, area rumput di bagian belakang Gedung Putih.
Baca Juga: Kisah Louis Lee Scott, Petarung Pertama dari Leeds yang Tembus UFC! Pertarungan bersejarah ini juga menjadi bagian dari kesepakatan penyiaran baru UFC dengan Paramount Global, yang akan dimulai pada tahun 2026. Dengan pengumuman ini, para penggemar di seluruh dunia kini menanti pengumuman siapa saja petarung yang akan menjadi bagian dari malam bersejarah di Washington D.C.
(yov)