floating-Penyakit Misterius Menyebar...
Penyakit Misterius Menyebar di Gaza di Tengah Gempuran Bom Israel
Penyakit Misterius Menyebar...
Penyakit Misterius Menyebar di Gaza di Tengah Gempuran Bom Israel
Sabtu, 30 Agustus 2025 - 14:02 WIB
GAZA - Kementerian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza mengumumkan pada hari Jumat (29/8/2025) bahwa sejumlah besar warga Palestina telah tiba di rumah sakit dan pusat medis dalam beberapa hari terakhir dengan gejala penyakit yang tidak teridentifikasi. Penyakit misterius itu muncul di tengah gempuran bom Israel yang semakin brutal.

Gejala-gejala tersebut, menurut Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Munir al-Bursh, adalah demam tinggi, nyeri sendi, pilek, batuk, dan diare.

Al-Bursh menekankan, meskipun hidup di abad ke-21, Gaza kekurangan fasilitas medis dasar untuk mendiagnosis kondisi tersebut, seperti laboratorium dan kemampuan untuk melakukan tes darah sederhana.

Staf medis terpaksa memberikan perawatan dalam kondisi yang sangat primitif karena blokade Israel yang masih berlangsung dan kekurangan sumber daya.

Al-Bursh menggambarkan contoh-contoh di mana batu bata digunakan untuk melumpuhkan anggota tubuh yang patah alih-alih alat medis, operasi dilakukan di bawah cahaya ponsel, dan ventilasi mekanis dilakukan secara manual selama pemadaman listrik yang disebabkan oleh kekurangan bahan bakar.

“Semua ini terjadi di tengah serangan genosida, kelaparan sistematis, dan ancaman pendudukan penuh, yang dimulai dengan penghancuran permukiman,” ungkap Bursh.

Ia menekankan, penduduk menghadapi kondisi kemanusiaan dan kesehatan yang memprihatinkan, sementara komunitas internasional sebagian besar masih bungkam.

Gaza menderita krisis kemanusiaan yang parah akibat serangan Israel yang terus-menerus dan blokade ketat yang membatasi bantuan kemanusiaan.

Kekurangan makanan, air, obat-obatan, dan perlengkapan kebersihan memperburuk penderitaan penduduk.

Israel telah membunuh lebih dari 63.000 warga Palestina di Gaza sejak Oktober 2023. Kampanye militer telah menghancurkan daerah kantong tersebut, yang menghadapi kelaparan akut.

November lalu, Mahkamah Pidana Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya, Yoav Gallant, atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perangnya di daerah kantong tersebut.

Baca juga: AS akan Cabut Visa Anggota PLO dan Otoritas Palestina Jelang Sidang Umum PBB 2025
(sya)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel