JAKARTA - Pengguna
Transjakarta mengaku senang moda transportasi publik tersebut sudah kembali melayani penumpang pascademo ricuh. Pasalnya, dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung pada akhir Agustus 2025 sejumlah halte Transjakarta rusak dan dibakar massa.
Nurito (35) pengguna Transjakarta mengaku turut terdampak. Namun dia mewajarkan karena penghentian layanan Transjakarta dirasa dilakukan untuk keamanan seluruh pelanggan. “Wajar ya, sebenarnya untuk keamanan pengguna layanan juga ya,” ujarnya, Rabu (3/9/2025).
Dalam kurun waktu kurang dari 24 jam, kata dia, dengan dukungan penuh dari Pemprov DKI Jakarta dan kerja keras dari direksi, manajemen, serta seluruh karyawan Transjakarta, moda transportasi andalan warga Jakarta ini berangsur pulih dan kembali melayani pelanggan.
Baca juga: Polda Metro Jaya Tahan 38 Tersangka Pembakar Halte Transjakarta Sejumlah rute Transjakarta mulai dari layanan Mikrotrans, Non BRT, dan BRT sudah kembali aktif sepenuhnya melayani pelanggan.
“Alhamdulillah. Karena meskipun ada beberapa orang yang masih takut keluar tapi perlu diapresiasi juga ini untuk beberapa titik yang sudah aman dan sudah dibuka lagi layanannya itu sangat membantu,” ucapnya.
Senada, Rosmawati (32) mengatakan, dengan beroperasinya Transjakarta sangat membantu masyarakat dalam mobilitas. Hasna mengajak semua pihak untuk menjaga fasilitas publik. “Untuk semua mari kita jaga fasilitas umum kita,” katanya.
Baca juga: Polisi Tangkap Warga Mampang Terduga Pelaku Pembakaran Halte saat Demo Ricuh Dari pantauan di lapangan, tampak direksi dan manajeman Transjakarta melakukan pemantaun secara langsung di lapangan. Termasuk melalui command center kantor pusat Transjakarta. Pemantauan ini penting mengingat situasi di lapangan dapat berubah cepat sehingga perusahaan bisa segera mengambil keputusan terkait layanan maupun operasional.
Seperti diketahui, mulai Sabtu, 30 Agustus 2025 hingga Selasa, 2 September 2025 sebanyak 4.907 bus sudah beroperasi dan melayani 240 rute Transjakarta dengan normal. Baik BRT, Integrasi, Mikrotrans, Rusun, dan Transjabodetabek.
Masyarakat bisa menggunakan layanan Transjakarta dengan tarif Rp1, selama masa perbaikan halte. Saat ini Transjakarta bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang fokus pembenahan halte yang terbakar dan rusak, agar bisa segera digunakan kembali oleh pelanggan Transjakarta.
(cip)