floating-Polda Riau Dorong Pertambangan...
Polda Riau Dorong Pertambangan Rakyat Kuansing Diaktifkan, Dubalang Jadi Penjaga Ketertiban
Polda Riau Dorong Pertambangan...
Polda Riau Dorong Pertambangan Rakyat Kuansing Diaktifkan, Dubalang Jadi Penjaga Ketertiban
Rabu, 10 September 2025 - 14:27 WIB
KUANSING - Polda Riau mendorong pemerintah agar kawasan pertambangan rakyat di Kuantan Singingi (Kuansing) kembali diaktifkan. Langkah ini menjadi alternatif ekonomi bagi masyarakat yang selama ini menggantungkan hidup dari praktik pertambangan emas tanpa izin (PETI).

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mengatakan, pertambangan rakyat akan dikelola dengan konsep baru berbasis kearifan lokal. Polda Riau membentuk tim Dubalang yaitu satuan keamanan masyarakat adat yang berfungsi menjaga keamanan, ketertiban, sekaligus melestarikan adat istiadat di wilayah pertambangan rakyat.

Baca juga: Polda Riau Gandeng Perusahaan untuk Tangani Karhutla

“Dubalang ini mirip dengan pecalang di Bali. Kalau di Jawa dikenal dengan hulubalang. Anggotanya nanti berasal dari tokoh masyarakat setempat, RT, dan elemen masyarakat lainnya. Mereka mengawasi wilayah pertambangan rakyat di Kuansing,” ujar Herry, Rabu (10/9/2025).

Peran Dubalang sangat penting agar masyarakat bisa menjaga daerahnya sendiri dari ancaman PETI. Dengan begitu, ada daya cegah dan daya tangkal secara sosial terhadap aktivitas ilegal yang merusak lingkungan.

"Ide dasarnya sederhana, masyarakat menjaga masyarakat. Dubalang akan memastikan aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan tanpa merusak alam sambil menumbuhkan kesadaran kolektif tentang bahaya PETI,” katanya.

Kapolda menambahkan giat Dubalang akan terintegrasi dengan poskamling di daerah serta tim Raga Polres setempat. Dengan begitu, sistem pengawasan berjalan berlapis, mengutamakan pendekatan persuasif dan partisipasi masyarakat.

Menurut jenderal bintang 2 lulusan Akpol 1996 ini, langkah Polda Riau ini tidak hanya menyoal pengaturan keamanan dan ekonomi, tetapi juga merupakan implementasi nyata dari konsep Green Policing.

Sebagai satu-satunya Polda di Indonesia yang mengusung pendekatan ekologis dalam penegakan hukum, Polda Riau menekankan setiap kebijakan harus berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.

Pertambangan rakyat berbasis kearifan lokal yang diawasi Dubalang menjadi wujud kolaborasi antara aparat, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam menjaga keseimbangan alam.

Dengan pola ini, hasil tambang bisa memberikan manfaat ekonomi, namun tetap terkendali agar tidak menimbulkan kerusakan hutan dan pencemaran sungai.

“Green Policing adalah cara baru Polri di Riau dalam melindungi tuah dan menjaga marwah bumi Melayu. Pertambangan rakyat yang diawasi Dubalang adalah bukti nyata bahwa kepolisian bersama masyarakat mampu menciptakan model pembangunan yang aman, tertib, produktif, dan tetap ramah lingkungan,” kata Herry.
(jon)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis