BALI - Ratusan prajurit TNI Angkatan Darat (AD) dari Kodam IX/Udayana dikerahkan untuk mengevakuasi hingga mencari korban musibah
banjir di Bali. Para prajurit tersebut disebar di sejumlah lokasi yang dilanda banjir.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigadir Jenderal TNI Wahyu Yudhayana menyebut personel tersebar di sejumlah titik wilayah terdampak.
"TNI AD melalui jajaran Kodam IX/Udayana langsung menurunkan personelnya untuk membantu proses evakuasi warga, pencarian korban, serta penanganan pascabanjir. Saat ini lebih dari 300 personel TNI AD bersama Polri, Basarnas, dan instansi terkait sudah dikerahkan di berbagai titik," kata Wahyu, Jumat (12/9/2025).
Baca juga: Update Banjir Bali: 14 Orang Meninggal dan 2 Masih Hilang Wahyu menyampaikan ada 179 titik yang terdampak banjir atau longsor. Data sementara yang diperoleh terdapat 14 orang korban jiwa akibat musibah ini. "Khusus di Bali, banjir melanda sedikitnya 147 titik dan longsor di 32 titik dengan korban jiwa 14 orang serta kerusakan sejumlah fasilitas umum seperti rumah, pura, dan jembatan," tuturnya.
Wahyu menyampaikan, selain membantu pencarian korban, prajurit TNI AD juga terlibat dalam pembersihan lumpur dan puing-puing pascabanjir.
Baca juga: Prabowo Instruksikan Penanganan Cepat Bencana Banjir di Bali dan NTT "Kodam IX/Udayana juga telah mendirikan dapur lapangan dan posko darurat sebagai sarana percepatan distribusi logistik dan penanganan pengungsi," katanya.
Wahyu juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada para korban dan mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan bersama-sama dengan aparat untuk memulihkan kondisi Bali agar kembali normal. "Bergotong royong bersama seluruh aparat di lapangan agar Bali segera pulih dan aktivitas masyarakat bisa kembali normal," ucapnya.
(cip)