floating-Pameran IMOS 2025 Dihantui...
Pameran IMOS 2025 Dihantui Ancaman Rohana & Rojali, AISI Siapkan Jurus Jitu Konversi Penonton Jadi Pembeli
Pameran IMOS 2025 Dihantui...
Pameran IMOS 2025 Dihantui Ancaman Rohana & Rojali, AISI Siapkan Jurus Jitu Konversi Penonton Jadi Pembeli
Sabtu, 13 September 2025 - 18:08 WIB
ICE BSD - Ada satu kecemasan yang selalu menghantui setiap penyelenggara pameran otomotif di Indonesia. Mereka adalah "hantu" tak kasat mata namun sangat nyata: "Rohana" (Rombongan Hanya Nanya) dan "Rojali" (Rombongan Jarang Beli).

Yakni, kerumunan yang membuat sebuah pameran terlihat ramai dan sukses, namun tidak menyumbang satu rupiah pun pada angka transaksi.

Menjelang perhelatan akbar Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2025 pada 24-28 September mendatang, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) secara terbuka mengakui ancaman ini dan telah menyiapkan serangkaian "jurus jitu" untuk menghadapinya.

Pertarungan melawan Rohana dan Rojali tahun ini menjadi sangat krusial. Di tengah kondisi pasar sepeda motor yang sedang lesu, mengubah setiap pengunjung menjadi pembeli adalah sebuah keharusan jika AISI ingin mencapai target transaksi ambisius mereka sebesar Rp68 miliar.

"Ya nanti kita lihat lah, karena kami sudah menyiasati hal itu dengan teman-teman agen pemegang merek," ujar Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI, saat ditemui di Jakarta, Rabu (10/9). "Harapannya dengan berbagai banyak program ini bisa menggairahkan penjualan dan menarik minat konsumen."

Optimisme di Tengah Ancaman

Meskipun mengakui adanya potensi "invasi" dari rombongan penonton, Sigit tetap optimis. Menurutnya, ada perbedaan fundamental antara pameran motor dan mobil. Harga sepeda motor yang relatif lebih terjangkau membuat keputusan pembelian bisa terjadi lebih spontan.

Keyakinan ini yang membuat AISI berani menargetkan jumlah pengunjung yang lebih besar dari tahun lalu, dengan harapan bisa menembus angka 100.000 orang.

"Untuk tahun ini kami berharap jumlah pengunjungnya akan lebih besar daripada tahun lalu. Karena banyak promo yang kami tampilkan di acara IMOS tahun ini. Kemudian transaksinya Rp68 miliar kurang lebih," ujarnya.

'Jebakan' Promo dan Pengalaman Imersif

Lalu, apa "jurus jitu" yang disiapkan AISI untuk mengubah keramaian menjadi pundi-pundi rupiah? Strateginya adalah menciptakan sebuah pengalaman total yang sulit untuk ditolak, sebuah perjalanan yang dirancang untuk mengubah "Rohana" yang hanya bertanya menjadi konsumen yang mantap mengeluarkan dompetnya.

Panggung Megah: Pameran akan digelar secara masif di Hall 9 dan 10 ICE BSD City, Tangerang, menjadi rumah bagi 14 merek sepeda motor—dari raksasa seperti Honda, Yamaha, dan Suzuki, hingga merek gaya hidup seperti Harley-Davidson dan Royal Enfield—serta lebih dari 60 merek industri pendukung.

Lebih dari Sekadar Pajangan: Alih-alih hanya memajang motor, IMOS 2025 akan menjadi "taman bermain" interaktif. Pengunjung akan diajak untuk merasakan langsung sensasi berkendara melalui area test ride, mengikuti diskusi edukatif, hingga berpartisipasi dalam berbagai games dan kompetisi.

Serangan Promo: Puncak dari strategi ini adalah serbuan promo dan program belanja yang dirancang untuk menciptakan urgensi. Harapannya, pengunjung yang awalnya hanya berniat melihat-lihat akan tergoda untuk melakukan transaksi di tempat.

Pada akhirnya, IMOS 2025 adalah sebuah pertaruhan. Rohana dan Rojali adalah representasi nyata dari keraguan konsumen di tengah kondisi ekonomi yang menantang. AISI bertaruh bahwa dengan sebuah pertunjukan yang spektakuler, pengalaman yang imersif, dan penawaran yang menggiurkan, mereka bisa meruntuhkan tembok keraguantersebut.
(dan)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Kepala BGN: Program...
Kepala BGN: Program MBG Bikin Penjualan Motor Naik 4,9 Juta Unit di 2025
Penjualan Motor 2025...
Penjualan Motor 2025 Tembus 6,41 Juta Unit, 65 Persen Beli Secara Kredit
Populasi Motor Tembus...
Populasi Motor Tembus 112 Juta Unit: Indonesia Nomor 2 Dunia, Kalahkan China dan Vietnam
Norton Luncurkan 4 Motor...
Norton Luncurkan 4 Motor Terbaru di EICMA 2025
Bukan Cuma Jagoan Otomotif,...
Bukan Cuma Jagoan Otomotif, FIFGROUP Ungkap Alasan Gencar Biayai UMKM Tanpa Bunga