floating-Kasus Penculikan dan...
Kasus Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank, TNI Dalami Pemberi Perintah dan Uang ke Kopda FH
Kasus Penculikan dan...
Kasus Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank, TNI Dalami Pemberi Perintah dan Uang ke Kopda FH
Minggu, 14 September 2025 - 17:43 WIB
JAKARTA - Oknum anggota TNI berinisial Kopda FH, diduga terlibat dalam kasus dugaan penculikan dan pembunuhan terhadap MIP (37), kepala cabang pembantu (KCP) bank di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. TNI saat ini masih mendalami sosok pemberi perintah dan uang imbalan terhadap Kopda FH.

“Ditunggu ya, sedang terus didalami oleh Pomdam Jaya,” kata Kapuspen TNI, Brigjen (Mar) Freddy Ardianzah kepada wartawan, Minggu (14/9/2025).

Baca juga: Motif Kopda FH Terlibat Penculikan Kacab Bank karena Diiming-imingi Uang

Dia menyebutkan, dalam waktu dekat, pihaknya bersama Polda Metro Jaya akan melakukan konferensi pers terkait kasus tersebut.

“Kemungkinan akan ada rilis bersama Polda Metro Jaya dalam waktu dekat, terkait perkembangan proses hukum,” jelas dia.

Dalam kasus ini, Polda Metro Jaya telah menangkap dan menetapkan 15 orang sebagai tersangka. Korban ditemukan tewas di Serang Baru, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (21/8/2025) lalu.

Baca juga: Kronologi Kopda FH Terlibat Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank untuk Diserahkan ke Tangan Kanan Bos

Korban tewas setelah diculik para pelaku setelah selesai melaksanakan meeting bersama rekan kerjanya di salah satu supermarket di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada Rabu (20/8/2025).

Sebelum ditemukan tewas di kawasan Bekasi, Kacab bank di kawasan Cempaka Putih inisial MIP diduga diculik dahulu di parkiran pusat perbelanjaan di Ciracas, Jakarta Timur. Pasalnya, terdapat rekaman CCTV di lokasi dugaan penculikan korban yang menggambarkan peristiwa penculikan korban.

Peran Kopda FH



Sebelumnya, Kasus penculikan dan pembunuhan Kacab bank di Jakarta berinisial MIP menyeret oknum anggota TNI berpangkat Kopral Dua (Kopda) inisial FH. Selanjutnya Kopda FH pun telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polisi Militer Kodam Jayakarta (Pomdam Jaya).

Danpomdam Jaya Kolonel CPM Donny Agus menjelaskan bahwa Kopda FH berperan sebagai perantara dalam mencari orang untuk menjemput paksa dalam rangakaian penculikan dan pembunuh korban.

"Peran yang bersangkutan sebagai perantara untuk mencari orang guna menjemput paksa," kata Donny saat dihubungi, Jumat (12/9/2025).

Dia menyampaikan pihaknya sempat melakukan pencarian kepada tersangka. Sebab, saat itu Kopda FH tidak hadir dinas tanpa izin.

"Saat kejadian tersebut statusnya sedang dicari oleh satuan karena tidak hadir tanpa izin dinas," pungkasnya.
(shf)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Motif Penculikan Lansia...
Motif Penculikan Lansia 70 Tahun di PIK karena Dendam Asmara Tak Direstui
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Hendak Culik Lansia di PIK Jakut
Lansia 70 Tahun di PIK...
Lansia 70 Tahun di PIK Nyaris Diculik, Pelaku Kini Diburu Polisi
Menghormati Putusan,...
Menghormati Putusan, Mengawal Keadilan: Membaca Kasus Andrie Yunus dari Perspektif Hukum, Politik, dan Militer