floating-IIF Dorong Penguatan...
IIF Dorong Penguatan Ekonomi Melalui Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan
IIF Dorong Penguatan...
IIF Dorong Penguatan Ekonomi Melalui Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan
Minggu, 14 September 2025 - 18:55 WIB
JAKARTA - PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional melalui pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Upaya ini diwujudkan dengan menyediakan skema pembiayaan yang memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).

Chief Financial Officer IIF, Eri Wibowo, menyampaikan bahwa proyek-proyek yang didukung perusahaan tidak hanya mengutamakan kelayakan finansial, tetapi juga kontribusi nyata terhadap ekonomi hijau di Indonesia. "Sejalan dengan visi menjadi katalisator pembangunan infrastruktur, IIF turut berkomitmen pada misi keberlanjutan," kata Eri dalam pernyataannya, dikutip Minggu (14/9).

Baca Juga: Ini Daftar Puluhan Kendaraan Mewah yang Disita KPK Hasil OTT Wamenaker Noel

Menurut Eri, prinsip keberlanjutan menjadi dasar bagi setiap pembiayaan yang disalurkan. Dengan demikian, pembangunan infrastruktur tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menciptakan manfaat sosial dan lingkungan yang lebih luas.

IIF menyediakan beragam layanan, mulai dari pembiayaan senior dan junior untuk proyek infrastruktur publik maupun swasta, hingga jasa konsultasi. Layanan pendampingan teknis dan finansial juga diberikan agar proyek berjalan efektif, efisien, serta sesuai standar ESG.

Dari berbagai sektor, ada tiga bidang utama yang menjadi fokus pembiayaan berkelanjutan IIF, yakni energi terbarukan, pengelolaan air bersih, dan layanan kesehatan. Dukungan pada sektor ini diyakini mampu memberi dampak signifikan bagi masyarakat.

Baca Juga: Memaknai Jalan Tol: Astra Tol Cipali, dari Konektivitas hingga Keselamatan

Pada bidang energi, misalnya, pembiayaan IIF mendorong percepatan transisi menuju energi terbarukan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil. Di sektor air bersih, pendanaan ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan dasar, sementara pada sektor kesehatan diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Penekanan pada sektor-sektor tersebut, lanjut Eri, tidak hanya berkontribusi terhadap penurunan emisi karbon, tetapi juga memperluas akses masyarakat pada kebutuhan dasar, sekaligus menjaga keberlanjutan pembangunan ekonomi.

Komitmen ini kembali ditegaskan IIF dalam forum Katadata Sustainability Action for the Future Economy (SAFE) 2025 yang digelar pada Rabu (10/9). Dalam forum tersebut, IIF menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam memperkuat ekonomi hijau dan menjaga kesinambungan pembangunan di tengah tantangan global.
(nng)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
CIMB Niaga Gelar Sustainability...
CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
Prinsip Berkelanjutan,...
Prinsip Berkelanjutan, Jasa Marga Tingkatkan Pengelolaan Green Toll Road
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia