Isu perombakan kabinet
Presiden Prabowo Subianto pada 8 September 2025 memunculkan tanda tanya besar terkait posisi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Dito Ariotedjo resmi meninggalkan jabatannya, tetapi hingga kini penggantinya belum diumumkan secara resmi.
Sejumlah nama mulai ramai diperbincangkan publik sebagai kandidat Menpora baru. Di antaranya Taufik Hidayat, Raffi Ahmad, hingga
Erick Thohir .Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, sempat menjelaskan bahwa pelantikan Menpora baru tertunda karena sosok yang ditunjuk sedang berada di luar kota.
“Pengganti Menteri Pemuda dan Olahraga kebetulan posisinya masih di luar kota sehingga tidak bisa hadir di pelantikan sore ini,” kata Prasetyo di Istana Negara, Senin (8/9/2025).
Erick Thohir Jadi Calon Terkuat?
Nama Erick Thohir belakangan disebut paling berpeluang menduduki kursi Menpora. Erick memang dikenal dekat dengan dunia olahraga. Selain menjabat Menteri BUMN, ia juga masih aktif sebagai Ketua Umum PSSI.
Di bawah kepemimpinan Erick, Timnas Indonesia mencatat perkembangan signifikan. Tim Garuda mampu lolos ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Bahkan, di level junior, Timnas U-17 sukses memastikan tiket ke Piala Dunia U-17 2025 di Qatar pada November mendatang.
Rekam jejak Erick di olahraga juga panjang. Ia pernah menjadi presiden Inter Milan, memiliki saham di DC United (MLS), Oxford United (Inggris), hingga Persis Solo. Dalam bola basket, Erick sempat menguasai saham Philadelphia 76ers, serta menjabat Ketua Umum Perbasi. Ia juga pernah memimpin KOI (2015–2019) dan menjadi anggota IOC.
Erick turut menjadi tokoh penting ketika Indonesia sukses menggelar Asian Games 2018, saat itu ia dipercaya sebagai Ketua Panitia Pelaksana.
Meski rumor soal Erick Thohir menjadi Menpora makin santer, pihak PSSI memilih merespons dengan hati-hati. Sekjen PSSI, Yunus Nusi, hanya meminta publik menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.
“Tunggu saja, nanti diumumkan,” ucap Yunus singkat.
Erick sendiri masih memiliki masa jabatan sebagai Ketua Umum PSSI hingga 2027. Hingga kini belum ada keterangan apakah ia akan meninggalkan kursi federasi sepak bola jika benar ditunjuk menjadi Menpora.
(sto)