floating-Panglima TNI Larang...
Panglima TNI Larang Pengawalnya Pakai Strobo dan Sirene: Mengganggu Saya Juga
Panglima TNI Larang...
Panglima TNI Larang Pengawalnya Pakai Strobo dan Sirene: Mengganggu Saya Juga
Minggu, 21 September 2025 - 15:11 WIB
JAKARTA - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meminta pengawalnya untuk tak menyalakan strobo dan membunyikan sirene saat berkendara. Agus mengaku juga terganggu dengan penggunaan strobo dan sirene.

"Saya juga, khususnya saya, saya juga melarang kepada pengawal saya untuk membunyikan strobo, karena mengganggu saya juga. Saya kan pengen nyaman juga," ucap Agus kepada wartawan, Minggu (21/9/2025).

Agus juga mengaku dirinya selalu tertib dalam berkendara dan mengikuti rambu lalu lintas. Hal inilah yang dia minta anggotanya juga lakukan dalam berkendara.

"Lihat aja kalau saya juga jarang pakai strobo. Saya kalau lampu merah saya berhenti. Kasad semua berhenti. Saya sampaikan kepada satuan saya kalau ikuti aturan," ujarnya.

Menurut Agus, hanya dalam keadaan tertentu anggotanya akan menggunakan strobo dan sirene. "Kecuali ada hal yang memang membutuhkan kita urgensi cepat kita harus ada di suatu tempat. Membutuhkan bantuan atau mungkin mungkin kita juga seperti ambulans," katanya.

Baca Juga: Istana Minta Pejabat Pakai Sirine dan Strobo Tidak Melebihi Batas!

Agus menambahkan, aturan penggunaan strobo ini harus disosialisasikan. Menurutnya, masyarakat bisa memberikan teguran bila prajuritnya menggunakan strobo secara sembarangan. "Ya teguran lah," ujarnya.

Diketahui, viral di media sosial gerakan "Stop Tot Tot Wuk Wuk" sebagai bentuk protes masyarakat terhadap penggunaan sirene dan strobo yang meresahkan pengguna jalan. Dalam unggahan di media sosial, masyarakat meminta agar penggunaan sirene dan strobo diutamakan untuk kendaraan dengan kebutuhan urgensi, seperti mobil ambulans dan pemadam kebakaran.

Merespons itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho memutuskan membekukan penggunaan strobo dan sirene. Menurut Agus, pihaknya juga telah menghentikan penggunaan strobo dan sirene pada kendaraan yang mengawalnya, khususnya di saat lalu lintas (lalin) padat.

"Bahkan saya, Kakorlantas, saya bekukan untuk pengawalan menggunakan suara-suara itu karena ini juga masyarakat terganggu, apalagi (saat lalin) padat, ini kita evaluasi biarpun ada ketentuannya pada saat kapan menggunakan sirene termasuk tot tot," ujar Agus saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (19/9/2025).
(zik)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Haul Akbar Ulama Betawi...
Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas Besok, Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya
Lalin di Kawasan Patung...
Lalin di Kawasan Patung Kuda Ramai Lancar Jelang Aksi Massa
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Jelang Demo Mahasiswa...
Jelang Demo Mahasiswa BEM UI, Arus Lalu Lintas di Bundaran HI Masih Ramai Lancar