JAKARTA - Sedikitnya 265
mahasiswa resmi diwisuda dari
Swiss German University (SGU). Wisuda tahunan dengan tema “Shaping Resilient Leaders for a Competitive Future” menegaskan komitmen SGU dalam membentuk lulusan yang tidak hanya berprestasi akademik tetapi juga tangguh menghadapi tantangan global.
Rektor SGU, Assoc. Prof. Dr. Dipl-Ing. Samuel P. Kusumocahyo berpesan jika para mahasiswa yang di wisuda telah melewati tantangan panjang, membuktikan bahwa ketangguhan bukan sekadar kata-kata, melainkan gaya hidup.
“Hari ini, mereka bukan hanya lulusan, tetapi pemimpin tangguh yang siap membentuk masa depan,” kata Rektor dalam siaran persnya, Selasa (30/9/2025).
Baca juga: Lika Liku 2 Pasutri Kompak Wisuda Bareng dan Raih Gelar S2 dan S3 di ITS Pada wisuda kali ini, SGU memberikan gelar kepada 152 lulusan program Sarjana dan 113 lulusan program Magister. Sebanyak 76 lulusan mengikuti program double degree internasional di universitas mitra di Jerman dan Swiss, memperoleh pengalaman global sekaligus prestasi akademik. Dua mahasiswa lainnya mengikuti program student exchange di Jepang.
Beberapa mereka yang lulus terbaik diantaranya, Justin Fernando Taslim (Mechatronics, CGPA 3.99), Theodora Andrea Lydia (Information Technology, CGPA 3.97), Carina Liow Kai Lin (Business Management, CGPA 3.96), Daniel Setiawan (Biomedical Engineering, CGPA 3.92), dan Letisya Lesi Lesmana (Global Strategic Communication, CGPA 3.90).
Adapun dari mereka, Daniel Setiawan juga terpilih sebagai penerima EY Kanter Award 2025, sebuah penghargaan bergengsi bagi lulusan yang menunjukkan prestasi akademik unggul sekaligus karakter kepemimpinan yang inspiratif.
Sementara untuk program Magister, SGU mencatat lulusan terbaik yaitu, Samino (Mechanical Engineering in Cooperation with United Tractors, CGPA 4.00), Doni Hermawan (Mechanical Engineering, CGPA 3.98), dan Adi Nugroho (Information Technology, CGPA 3.97).
Rektor melihat capaian ini merupakan keberhasilan ini merupakan buah dari sinergi antara mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, keluarga, serta mitra universitas dan industri.
Chairman of the Board of Patronage SGU, Chris Kanter, mengaku bangga lulusan SGU bukan hanya siap bersaing di pasar kerja global, tetapi juga mampu beradaptasi dan memimpin dengan integritas, kreativitas, dan keberanian.
“Kerja sama internasional ini semakin memperkuat posisi SGU sebagai “Your gateway to global success”, menghubungkan mahasiswa dari Indonesia ke panggung global melalui pengalaman akademik dan internasional,” kata Chris.
Sementara untuk tahun akademik 2025/2026, SGU juga menyambut mahasiswa baru dari berbagai negara, termasuk India, Afghanistan, Nigeria, Filipina, Amerika Serikat, Angola, dan Libya, serta mahasiswa diaspora Indonesia dari Qatar, Jerman, Kanada, Amerika Serikat, Malaysia, Taiwan, dan Jepang.
Sebanyak 11 mahasiswa pertukaran dari universitas mitra di Jerman turut memperkaya keberagaman dan dinamika kampus, menjadikan SGU bukan hanya universitas, tetapi komunitas global yang mencerminkan peran Indonesia dalam diplomasi pendidikan dan budaya.
“Kami bangga dengan Anda semua, kami percaya pada Anda, dan kami menantikan masa depan yang akan Anda ciptakan,” tutup Rektor.
(nnz)