floating-Gus Ipul Saksikan Evakuasi...
Gus Ipul Saksikan Evakuasi Korban Bangunan Ambruk di Ponpes Al Khoziny: Kesulitannya Luar Biasa
Gus Ipul Saksikan Evakuasi...
Gus Ipul Saksikan Evakuasi Korban Bangunan Ambruk di Ponpes Al Khoziny: Kesulitannya Luar Biasa
Rabu, 01 Oktober 2025 - 19:22 WIB
SIDOARJO - Menteri Sosial Saifullah Yusuf ( Gus Ipul ) menyaksikan langsung proses evakuasi Haikal, korban selamat dalam musibah robohnya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (1/10/2025). Gus Ipul tampak memberi semangat kepada Tim SAR.

Gus Ipul tiba di lokasi sekitar pukul 16.00 WIB dan disambut Kepala Basarnas. Mengenakan helm pengaman, ia tampak berdialog dan memberi semangat kepada Tim SAR yang bekerja dengan penuh kehati-hatian di tengah reruntuhan beton bertulang.

"Saya melihat langsung proses evakuasi dan kesulitannya luar biasa. Di tengah kondisi yang berisiko, tim tetap bekerja profesional," ujar Gus Ipul.

Baca Juga: Kesaksian Santri Ponpes Al-Khoziny ketika Bangunan Musala Ambruk

Mensos memberikan apresiasi atas kerja keras Basarnas yang sejak hari pertama musibah terus berupaya mengevakuasi para korban. Medan yang berat membuat proses penyelamatan harus dilakukan dengan sangat hati-hati, terlebih di bawah reruntuhan diperkirakan masih ada beberapa santri yang terjebak.

"Kami menyaksikan sendiri bagaimana Kepala Basarnas dan tim bekerja sungguh-sungguh. Itu patut diapresiasi," katanya.

Kepala Basarnas Marsekal Madya Mohammad Syafii menjelaskan bahwa tim SAR telah mendeteksi beberapa titik lokasi korban. Pada Rabu, dua korban berhasil dievakuasi, di antaranya satu dalam kondisi hidup, yakni Haikal, sementara satu lainnya ditemukan meninggal dunia.

"Saat ini ada beberapa titik yang kami deteksi. Alhamdulillah, dua korban berhasil dievakuasi hari ini. Mohon doa dan dukungan semua pihak," ujar Syafii.

Sebelumnya, tiga korban meninggal dunia teridentifikasi. Mereka adalah Maulana Alfan Ibrahim (13), Mochammad Mashudulhaq (14), dan Muhamad Soleh (22).

Selama masa tanggap darurat, Kementerian Sosial bekerja sama dengan Basarnas, BNPB, pemerintah daerah, dan provinsi, menyalurkan berbagai bantuan darurat. Bantuan mencakup shelter, dapur umum, air bersih, kasur, selimut, pakaian, obat-obatan, hingga 1.200 paket makanan siap saji, 500 paket makanan anak, 170 selimut, 150 kasur lipat, 150 family kit, dan tenda serbaguna

Selain itu, Kemensos juga menurunkan tim layanan dukungan psikososial. "Kami mendatangkan psikolog untuk mendampingi keluarga korban agar lebih kuat menghadapi situasi sulit ini. Mudah-mudahan bisa membantu," jelas mantan Wagub Jawa Timur itu.
(zik)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Mensos Gelar Open House...
Mensos Gelar Open House Sekolah Rakyat Jelang 1 Tahun Beroperasi
Dadan Hindayana Dicopot...
Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Gus Ipul: Saya Sepenuhnya Ikut Apa yang Jadi Keputusan Presiden
Prabowo Dijadwalkan...
Prabowo Dijadwalkan Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Bogor