floating-Siswi SMKN 1 Cihampelas...
Siswi SMKN 1 Cihampelas Meninggal Mirip Keracunan, Menkes: Kematiannya 3-4 Hari Setelah Makan MBG
Siswi SMKN 1 Cihampelas...
Siswi SMKN 1 Cihampelas Meninggal Mirip Keracunan, Menkes: Kematiannya 3-4 Hari Setelah Makan MBG
Kamis, 02 Oktober 2025 - 19:00 WIB
JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin buka suara terkait kasus kematian siswi SMK Negeri (SMKN) 1 Cihampelas, Bandung Barat yang meninggal dengan gejala mirip keracunan. Budi mengaku telah menerima laporan terkait kasus kematian itu dari Dinas Kesehatan setempat.

Ia mengatakan, peristiwa meninggalnya siswi SMK itu setelah beberapa hari mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). "Saya sudah menerima laporan Kepala Dinas Kesehatan di sana bahwa kematiannya itu terjadi mungkin 3-4 hari setelah dia makan (MBG)," ujar Budi saat ditemui di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (2/10/2025).

Kendati demikian, ia enggan mengungkap secara detail ihwal penyebab pasti siswi berinisial BR tersebut. Ia menyarankan agar bisa menginfirmasi penyebab kematian siswi SMK itu ke Dinas Kesehatan setempat.

Baca juga: Siswi SMKN 1 Cihampelas Meninggal Diduga Keracunan, Dinkes Bandung Barat Klaim Bukan karena MBG

"Kalau yang kematian di Cihampelas, itu mungkin lebih tepat ditanyakan ke sana (Dinas Kesehatan setempat)," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang siswi SMK Negeri (SMKN) 1 Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB) meninggal dunia dengan gejala diduga mirip keracunan atau kejang-kejang. Siswa tersebut diketahui bernama Bunga Rahmawati dan dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 30 September 2025 sekitar pukul 12.20 WIB.

Kabar yang beredar pada Rabu (1/10/2025) pagi, menyebutkan siswi kelas 12 tersebut meninggal setelah mengalami muntah dan kejang. Selain itu, mukanya membiru serta keluar busa dari mulutnya.

Kondisi itu sempat menimbulkan spekulasi korban diduga meninggal dunia karena imbas keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Apalagi, kasus keracunan MBG memang sempat terjadi di SMK Negeri 1 Cihampelas pada Rabu (24/9/2025).

Pada saat itu, para siswa SMK Negeri 1 Cihampelas yang berada di Desa Mekarmukti, Kecamatan Cihampelas, KBB, mengalami keracunan MBG dan ada 66 siswa yang harus dirujuk ke rumah sakit dan puskesmas, namun tidak sampai ada yang meninggal dunia.

Terkait hal ini, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan KBB dr. Lia N Sukandar mengatakan bahwa berdasarkan hasil investigasi petugasnya di lapangan sejauh ini dipastikan meninggalnya siswa itu bukan karena MBG.

"Sudah diinvestigasi ke lapangan oleh petugas, dipastikan bukan karena MBG," ucapnya saat dikonfirmasi SindoNews.

Pihaknya belum mengetahui siswa tersebut meninggal karena apa meski dinarasikan mulutnya mengeluarkan busa. Hanya saja, berdasarkan keterangan pihak keluarga tidak mengarah kepada keracunan MBG.

"Keterangan keluarga tidak mengarah keracunan MBG karena yang bersangkutan sudah sakit sebelumnya," kata Lia.
(rca)
Baca Berita
Dengarkan Selanjutnya :
Nanik S Deyang Bakal...
Nanik S Deyang Bakal Diperiksa di Kasus Dugaan Korupsi MBG? Kejagung: Iya Berpotensi
Kejagung Tolak Permohonan...
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Terkait Kasus Korupsi MBG
Menkes Ungkap Bahaya...
Menkes Ungkap Bahaya Tersembunyi Kecap Manis, Kandungan Natriumnya Ternyata Tinggi
KSP: MBG Terus Berlanjut,...
KSP: MBG Terus Berlanjut, Tata Kelola dan Pengawasan Diperkuat
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG